Pasuruan, Kabarpas.com – Dunia anak merupakan dunia bermain. Memasuki fase usia emas, tugas utama para pendidik bukanlah membebani anak-anak dengan tuntutan hafalan pelajaran yang berat, melainkan memantik rasa ingin tahu serta kreativitas mereka sejak dini.
Penegasan tersebut disampaikan oleh Bunda PAUD Kota Pasuruan, Suryani Firdaus Adi Wibowo, saat membuka Pelatihan bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD Kota Pasuruan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Selasa (08/09/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Belajar Menyenangkan dan Bermakna Bersama Guru Idola” ini diikuti ratusan guru, pengurus PAUD, serta pengawas dari seluruh wilayah Kota Pasuruan. Antusiasme para peserta membuat jalannya agenda berlangsung hidup dan interaktif.
Dalam sambutannya, sosok yang akrab disapa Bunda Ani tersebut memaparkan bahwa esensi pembelajaran menyenangkan terwujud saat anak merasa bahagia, aman, serta bebas berkreasi dan berekspresi. Sementara itu, pembelajaran bermakna memastikan setiap hal yang dipelajari mampu menjadi fondasi karakter sekaligus keterampilan hidup di masa depan.
Guna mewujudkan atmosfer kelas yang ideal, ia menekankan pentingnya kehadiran guru yang mampu menjadi sosok idola bagi para murid.
“Melalui tema pelatihan hari ini, kita diingatkan kembali bahwa proses belajar di jenjang PAUD haruslah menyenangkan sekaligus bermakna,” ungkapnya.
Bunda Ani menambahkan bahwa Kelompok Kerja PAUD berkomitmen penuh mendukung peningkatan kompetensi para tenaga pendidik di Kota Pasuruan. Forum pelatihan ini diharapkan menjadi wadah produktif untuk saling bertukar praktik baik.
“Manfaatkan ruang pelatihan ini untuk saling berbagi praktik baik, menyerap ilmu dari narasumber, dan pulang membawa bekal kreativitas baru untuk diterapkan di lembaga masing-masing,” pesannya.
Agenda pelatihan ini menghadirkan praktisi pendidikan sekaligus pelatih pengasuhan anak tingkat nasional asal Semarang, Dedy Andrianto, selaku pemateri utama. Melalui pembekalan ini, mutu pendidikan anak usia dini di Kota Pasuruan diharapkan terus meningkat demi melahirkan generasi yang cerdas, ceria, dan berkarakter tangguh. (emn/ian).

















