Jember, Kabarpas.com – Pemerintah Kabupaten Jember memanfaatkan kegiatan bersepeda bersama atau gowes untuk memantau kondisi infrastruktur daerah. Sejumlah titik jalan rusak dan penerangan jalan umum (PJU) yang bermasalah menjadi temuan dalam kegiatan tersebut.
Bupati Jember Muhammad Fawait
Fawait mengatakan temuan tersebut akan menjadi salah satu bahan pemerintah daerah dalam menentukan penanganan infrastruktur pada 2027.
“Temuan-temuan infrastruktur tersebut telah kami catat dan diprioritaskan untuk penanganan pada program pembangunan tahun 2027,” tuturnya dalam kegiatan gowes dari Kecamatan Sumberjambe menuju Pendopo Wahyawibawagraha, Senin (28/9/2026) sore.
Fawait menyebut, kegiatan bersepeda bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) tidak hanya ditujukan sebagai aktivitas olahraga. Pemerintah memanfaatkan perjalanan tersebut untuk melihat kondisi infrastruktur secara langsung dari lapangan.
Dia mengatakan pola serupa telah dilakukan dalam kegiatan gowes sebelumnya, termasuk di wilayah Tanggul dan kawasan Jember Selatan. Dari pemantauan tersebut, pemerintah menemukan sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan serta PJU yang mati.
“Yang kedua, kegiatan gowes ini dimanfaatkan sebagai sarana pemantauan dan evaluasi langsung terhadap kondisi infrastruktur daerah sepanjang rute yang dilalui,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu cara Pemkab Jember memperoleh gambaran kondisi infrastruktur di wilayah yang dilalui tanpa hanya mengandalkan laporan dari perangkat daerah.
Selain persoalan jalan dan PJU, pemerintah menggunakan kegiatan bersama tersebut untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Dalam gowes di Sumberjambe, Fawait membagikan bantuan sembako kepada 100 warga yang dikoordinasikan melalui pemerintah kecamatan.
Pada kesempatan yang sama, pemerintah daerah menyampaikan sejumlah program layanan kepada masyarakat, termasuk layanan kesehatan gratis bagi warga kurang mampu di puskesmas dan rumah sakit daerah.
Pemkab Jember juga menyiapkan layanan Mobil Cinta. Fasilitas tersebut ditujukan untuk menyediakan transportasi gratis bagi pasien setelah menjalani perawatan di rumah sakit hingga kembali ke rumah.
Sementara itu, dari sisi internal pemerintahan, Fawait menyebut kegiatan gowes juga dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi antar-OPD. Menurut dia, koordinasi lintas perangkat daerah diperlukan agar pelaksanaan program dan pelayanan masyarakat berjalan lebih terintegrasi. (dan/ian).

















