Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Teras · 6 Agu 2016

Ratusan Peserta Meriahkan Festival Layang-layang di Pantai Boom Banyuwangi


					Ratusan Peserta Meriahkan Festival Layang-layang di Pantai Boom Banyuwangi Perbesar

Banyuwangi (Kabarpas.com) – Aneka layang-layang mewarnai langit Pantai Boom Banyuwangi. Suasana pantai yang tenang pun menjadi semarak saat orangtua, remaja hingga anak anak dengan antusias, mencoba meninggikan layang layang yang mereka pegang. Tidak ingin ketinggalan, Bupati Azwar Anas juga ikut menerbangkan layang layang berbentuk penyu sebagai tanda dimulainya Kite Festival Banyuwangi 2016.

Festival layang layang yang diikuti 238 peserta ini merupakan agenda rutin rangkaian  Banyuwangi festival. Festival yang melombakan berberapa nomor seperti layang-layang hias, bendetan dan suwangan ini diselenggarakan untuk mewadahi para penghobi permainan khas masyarakat Banyuwangi yang biasanya dilakukan pada musim kemarau ini.

“Permainan layang layang sudah menjadi tradisi masayarakat Banyuwangi. Permainan ini unik dan tidak semua orang bisa bermain Karena  membutuhkan keahlian khusus seperti tahu arah angin dan bagaimana trik rmenarik layang layang agar bisa terbang,” kata Anas, saat membuka Kite Festival, di Pantai Boom, Sabtu (06/08/2016).

Permainan layang-layang di Festival ini pun berlangsung seru. Dengan tema“Segoro Banyuwangi’ layang layang yang beterbangan di langit pun didominasi aneka bentuk ikan, penyu dan kapal layar. Keseruan juga bertambah dengan adanya lomba bendetan. Dimana layang-layang saling beradu kekuatan siapa yang mampu bertahan dari gesekan benang lawan.

“Permainan ini bukan sekedar aktifitas bersenang senang saja, ada filosofi didalamnya. Saat bermain layang-layang kita melakukan tarik ulur benang untuk menjaga layang layang terbang dengan baik seperti yang kita temukan di kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Selain layangan hias dan bandetan, di Festival ini juga ada lomba layang suwangan. Yakni lomba-layang-layang yang akan berlangsung dimalam hari. Keunikannya layangan dilengkapi lampu-lampu kecil, sehingga bila terbang malam hari akan menyala di angkasa dan mengeluarkan suara dengung yang khas.

“Antusiasme masyarakat untuk mengikuti festival ini sangat besar, tahun depan kita juga akan mengajak beberapa daerah untuk berpartsipasi memeriahkan festival ini,” imbuh Anas.

Salah satu peserta yang nampak antusias mengikuti Festival layang-layang ini adalah Joni (50). Pria asal Sidoarjo ini rela datang- jauh-jauh dan membawa layang-layangnya yang besar untuk memeriahkan even ini. Joni menerbangkan layang layangnya yang panjangnya sampai 160 meter.

“Sebenarnya laying-layang yang saya bawa, tidak sesuai tema karena berbentuk kupu-kupu. Tapi saya ingin memeriahkan acara ini jadi saya ikut berpartisipasi pada hari ini,” kata Joni.

Festival Layang-layang ini sendiri telah berlangsung sejak kemarin, Jumat (5/8) dan akan berakhir  Minggu (07/08/2016) besok.  Selain lomba layang-layang, Festival ini juga dimeriahkan dengan puluhan stand yang menjual  aneka produk unggulan UMKM Banyuwangi. (dik/gus).

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Cerdas Berdemo, Mahasiswa Harus Tingkatkan Reponsif Membaca dan Diskusi

27 September 2019 - 09:42

Tips Menambah Daya Ingat

19 Desember 2018 - 12:55

Inilah 5 Tips Aman Pencopet Saat Libur Lebaran

18 Juni 2018 - 16:15

Sungai Dayang, Potensi Wisata Kabupaten Pasuruan yang Belum Dilirik

1 April 2018 - 17:42

Liga Champions 2018 Babak 16 Besar Akan Dimulai Dini Hari Nanti

6 Maret 2018 - 19:43

Denting Waktu

7 Januari 2018 - 19:07

Trending di Teras