Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Teras · 27 Agu 2016

Pemkab Banyuwangi Mulai Intensifkan Program Pengentasan Anak Putus Sekolah


					Pemkab Banyuwangi Mulai Intensifkan Program Pengentasan Anak Putus Sekolah Perbesar

Banyuwangi (Kabarpas.com) –  Pemkab Banyuwangi mengintensifkan program pengentasan anak putus sekolah, yang dikerangkai dalam Gerakan Daerah Angkat Anak Muda Putus Sekolah (Garda Ampuh). Salah seorang yang berhasil dijaring dalam program ini adalah Nur Natasya, warga Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo.

Nur sebelumnya putus sekolah setelah lulus dari SDN 4 Temurejo. Dia bahkan pergi untuk bekerja sebagai staf di sebuah warung makanan di Pulau Bali. Begitu diketahui oleh Tim Garda Ampuh, yang bersangkutan dijemput di Bali untuk kembali di sekolahkan ke SMPN 3 Bangorejo dengan semua biaya penunjang dari pemerintah daerah. Sejak 8 Agustus 2016 lalu, Nur Natasya sudah memulai pembelajaran di kelas 7 A SMPN Bangorejo.

”Adik Nur ini sempat pergi ke Bali. Lalu oleh tim dijemput dan disekolahkan sepenuhnya. Biaya dasar sekolah sebenarnya sudah gratis, tapi memang butuh dana seperti uang saku, beli sepatu, beli tas, atau mungkin biaya transportasi ke sekolah. Ini yang harus diselesaikan bersama,” ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Sabtu, (27/08/2016).

Anas sengaja mengunjungi Nur setelah membaca laporan Dinas Pendidikan terkait program Garda Ampuh. ”Saya sengaja cek di daerah sini. Karena desa ini sudah paling ujung, sebelahnya sudah langsung kawasan hutan. Saya cek apa betul dinas bergerak dengan baik,” kata Anas.

Nur Natasya mengaku sangat bergembira bisa kembali bersekolah. ”Saya ingin terus sekolah, kalau bisa sampai kuliah biar bisa bantu orang tua. Sebelumnya saya sempat mau kerja di Bali. Alhamdulillah sekarang diajak kembali bersekolah,” kata siswi berhijab ini.

Orang tua Nur, Suryanti, bergembira anaknya bisa kembali bersekolah. ”Semuanya gratis, mulai biaya sekolah, sepatu, seragam, dan tas,” ujar Suryanti yang bekerja sebagai buruh tani.

Selain mengunjungi Nur, di desa itu Anas menemui Riki Agus yang juga berhasil terjaring dalam program Garda Ampuh. Riki awalnya sekolah di salah satu MTs yang ada di Kecamatan Muncar. Namun, dia hanya bertahan satu semester. Riki terkendala biaya di MTs, apalagi dia juga harus pergi-pulang dari rumahnya yang cukup jauh dengan lokasi sekolah.

Riki lalu sempat bekerja di Bali, tapi kemudian dia ditemukan Tim Garda Ampuh dan dibawa kembali bersekolah di SMPN 3 Bangorejo yang lebih dekat dari rumahnya. Dia langsung mulai pembelajaran di kelas 7 semester dua sejak enam bulan lalu. Sekarang dia sudah naik ke kelas 8. ”Saya sempat putus asa, tidak tahu harus berbuat apa. Alhamdulillah sekarang kembali sekolah, dan sudah naik kelas,” ujar Riki.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Sulihtiyono mengatakan, berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, terdapat 5.141 anak putus sekolah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.435 anak telah berhasil dikawal hingga lulus SMA/sederajat pada bulan Juli lalu. Saat ini yang sedang dalam masa penanganan alias disekolahkan kembali sebanyak 2.668 anak dari berbagai tingkatan. Adapun 1.041 lainnya masuk Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang merupakan pendidikan nonformal bagi masyarakat yang membutuhkan.

”Pendekatan program ini bisa mengajak anak kembali ke sekolah, bisa ikut pendidikan kesetaraan (paket a, b, c), ula (pendidikan diniyah formal setara SD/MI), wustho (setara SMP/MTs), Ulya (setara SMA/SMK/MA), dan pendidikan kecakapan seperti diberi keterampilan yang bisa menjadi bekal hidupnya,” pungkas Sulihtiyono. (dik/gus).

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

Cerdas Berdemo, Mahasiswa Harus Tingkatkan Reponsif Membaca dan Diskusi

27 September 2019 - 09:42

Tips Menambah Daya Ingat

19 Desember 2018 - 12:55

Inilah 5 Tips Aman Pencopet Saat Libur Lebaran

18 Juni 2018 - 16:15

Sungai Dayang, Potensi Wisata Kabupaten Pasuruan yang Belum Dilirik

1 April 2018 - 17:42

Liga Champions 2018 Babak 16 Besar Akan Dimulai Dini Hari Nanti

6 Maret 2018 - 19:43

Denting Waktu

7 Januari 2018 - 19:07

Trending di Teras