Jakarta (Kabarpas.com) – Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop mengunjungi area Fashionlink di Jakarta Fashion Week 2017. Kunjungannya ini ialah untuk memberi dukungan terhadap kemitraan yang telah terjalin antara Australia dan Indonesia dalam bidang fashion, demi perkembangan industri fashion di keduanegara.
Sebagaimana siaran pers yang diterima oleh redaksi Kabarpas.com, dalam kunjungan singkatnya itu, Julie Bishop menyempatkan diri untuk mendatangi sejumlah booth desainer yang tergabung dalam program inkubasian dalan Jakarta Fashion Week, Indonesia Fashion Forward, seperti ETU by RestuAnggraeni, Peggy Hartanto, Paulina Katarina, Yosafat Dwi Kurniawan, Major Minor, serta TOTON.
Bersama dengan Chief Executive Officer (CEO) Feminagroup, Svida Alisjahbana,dan Kepala BEKRAF (BadanEkonomiKreatif),Triawan Munaf, Julie Bishop juga secara mendalam menanyakan koleksi busana yang ditampilkan oleh para desainer di booth mereka masing-masing.
Pada kesempatan ini pula Julie Bishop menyampaikan aspirasinya atas kolaborasi di bidang fashion antara Australia dan Indonesia. Bagi Julie Bishop, industri fashion merupakan sektor yang sangat berpengaruh dalam ekonomi dunia.
“Di Australia, fashion memegang peranan penting dalam pereskonomian, dengan kontribusi industri kreatif mencapai AUS$ 19 milyar, dan AUS$ 12 milyar untuk industri fashion sendiri,” jelas Julie Bishop.
Oleh karena itu, industri fashion harus dikelola dengan serius karena merupakan komponen penting dalam pembangunan suatu bangsa.
“Indonesia dan Australia adalah tetangga yang telah melakukan kolaborasi di berbagaisektor, namun kolaborasi paling dinamis dan kreatif berada di sektor fashion. Dan bukan tidak mungkin, kedua negara berkolaborasi untuk memajukan industri fashion masing-masing,” terangnya.
Salah satu kemitraan yang telah terjalin antara Australia dan Indonesia di bidang fashion adalah kemitraanThe Australia-Indonesia Center (AIC)/Virgin Australia Melbourne Fashion Festival (VAMFF) dengan Jakarta Fashion Week, yang sudah menginjak tahun ketiga, sekaligus terakhir.
Selain kembali berpartisipasi dalam Jakarta Fashion Week tahun ini dengan mempersembahkan fashion show dari dua label fashion Australia, HAN dan ALPHA60, AIC/VAMFF dan Jakarta Fashion Week juga mengadakan Australia-Indonesia Fashion Awards, yaitu kompertisi yang bertujuan mengangkat desainer label fashion Indonesia ke pasar Australia. (***/gus).












