Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Teras · 27 Okt 2016

Menlu Australia Kunjungi Jakarta Fashion Week 2017


					Menlu Australia Kunjungi Jakarta Fashion Week 2017 Perbesar

Jakarta (Kabarpas.com) – Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop mengunjungi area Fashionlink di Jakarta Fashion Week 2017. Kunjungannya ini ialah untuk memberi dukungan terhadap kemitraan yang telah terjalin antara Australia dan Indonesia dalam bidang fashion, demi perkembangan industri fashion di keduanegara.

Sebagaimana siaran pers yang diterima oleh redaksi Kabarpas.com, dalam kunjungan singkatnya itu, Julie Bishop menyempatkan diri untuk mendatangi sejumlah booth desainer yang tergabung dalam program inkubasian dalan Jakarta Fashion Week, Indonesia Fashion Forward, seperti ETU by RestuAnggraeni, Peggy Hartanto, Paulina Katarina, Yosafat Dwi Kurniawan, Major Minor, serta TOTON.

Bersama dengan Chief Executive Officer (CEO) Feminagroup, Svida Alisjahbana,dan Kepala BEKRAF (BadanEkonomiKreatif),Triawan Munaf, Julie Bishop juga secara mendalam menanyakan koleksi busana yang ditampilkan oleh para desainer di booth mereka masing-masing.

Pada kesempatan ini pula Julie Bishop menyampaikan aspirasinya atas kolaborasi di bidang fashion antara Australia dan Indonesia. Bagi Julie Bishop, industri fashion merupakan sektor yang sangat berpengaruh dalam ekonomi dunia.

“Di Australia, fashion memegang peranan penting dalam pereskonomian, dengan kontribusi industri kreatif mencapai AUS$ 19 milyar, dan AUS$ 12 milyar untuk industri fashion sendiri,” jelas Julie Bishop.

Oleh karena itu, industri fashion harus dikelola dengan serius karena merupakan komponen penting dalam pembangunan suatu bangsa.

“Indonesia dan Australia adalah tetangga yang telah melakukan kolaborasi di berbagaisektor, namun kolaborasi paling dinamis dan kreatif berada di sektor fashion. Dan bukan tidak mungkin, kedua negara berkolaborasi untuk memajukan industri fashion masing-masing,” terangnya.

Salah satu kemitraan yang telah terjalin antara Australia dan Indonesia di bidang fashion adalah kemitraanThe Australia-Indonesia Center (AIC)/Virgin Australia Melbourne Fashion Festival (VAMFF) dengan Jakarta Fashion Week, yang sudah menginjak tahun ketiga, sekaligus terakhir.

Selain kembali berpartisipasi dalam Jakarta Fashion Week tahun ini dengan mempersembahkan fashion show dari dua label fashion Australia, HAN dan ALPHA60, AIC/VAMFF dan Jakarta Fashion Week juga mengadakan Australia-Indonesia Fashion Awards, yaitu kompertisi yang bertujuan mengangkat desainer label fashion Indonesia ke pasar Australia. (***/gus).

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Cerdas Berdemo, Mahasiswa Harus Tingkatkan Reponsif Membaca dan Diskusi

27 September 2019 - 09:42

Tips Menambah Daya Ingat

19 Desember 2018 - 12:55

Inilah 5 Tips Aman Pencopet Saat Libur Lebaran

18 Juni 2018 - 16:15

Sungai Dayang, Potensi Wisata Kabupaten Pasuruan yang Belum Dilirik

1 April 2018 - 17:42

Liga Champions 2018 Babak 16 Besar Akan Dimulai Dini Hari Nanti

6 Maret 2018 - 19:43

Denting Waktu

7 Januari 2018 - 19:07

Trending di Teras