Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Teras ยท 9 Sep 2017

Usai Tunaikan Ibadah Haji, Bupati Anas Tinjau Warganya Kurang Air Bersih


					Usai Tunaikan Ibadah Haji, Bupati Anas Tinjau Warganya Kurang Air Bersih Perbesar

Reporter : Hari Purnomo

Editor : Mey

Banyuwangi, Kabarpas.com – Sejak ditanah suci Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas tetap memikirkan kondisi masyarakatnya yang diduga mengalami kekurangan air bersih. Meskipun kondisi Bupati Anas masih dalam proses menunaikan ibadah haji, Anas tetap memimpin rapat dan selalu berkoordinasi dengan seluruh jajaran pemerintahan di Pemkab.

Hari pertama usai menunaikan ibadah haji. Anas langsung aktif terjun menemui warganya. Kali ini ia meninjau desa yang mengalami kekeringan di Dusun Karangrejo Selatan, Desa/ Kecamatan Wongsorejo.

Saat meninjau Dusun tersehut, Anas mengunjungi beberapa titik, seperti, posko air bersih, pos pelayanan kesehatan, meninjau bantuan air, dan mengecek langsung lokasi sumur bor yang rusak.

Ketika meninjau lokasi, Anas terlihat serius mengecek sumur bor yang rusak. Ia juga berbincang dengan warga setempat untuk mengetahui kendala dan apa saja yang dibutuhkan warganya.

Hasil dalam tinjauan lokasi itu, Anas menyimpulkan jika kekeringan yang terjadi di Dusun Karangrejo Selatan bukan murni soal kekeringan dan pertanian yang tak terpasok air. Pasalnya, sistem pertanian yang dikerjakan di wilayah tersebut memakai sistem tadah hujan.

“Ini bukan kekeringan. Karena sistem pertaniannya memakai sistem tadah hujan. Begitu ada hujan baru ditanami cabai, jagung dan kacang hijau. Dan bahwa sekarang kekurangan air karena problemnya jelas,” ungkap Anas sambil mengecek sumur bor yang rusak, Kamis (7/9/2017).

Selain itu, sambung Anas, ada beberapa hambatan yang membuat air menjadi tidak terdistribusi dengan baik. Yaitu, pompa air rusak, diameter pipa yang terlalu kecil dan aliran listrik yang tidak mumpuni.

“Problemnya jelas. Satu, sumur bor, ini pompa air mati karena rusak. Baru sekarang diperbaiki. Dan diameter pipa nya kecil. Kedua aliran listriknya tidak khusus itu yang menyebabkan pompa tidak bisa dialiri dengan baik,” papar Anas.

Anas pun juga langsung memberikan solusi jangka pendek agar air bersih bisa kembali terdistribusi ke masyarakat. Semisal, memperbaiki jaringan pompa air dan mengganti ukuran pipa-pipa air. Tak hanya itu, setelah memperbaiki, Anas juga akan menambah sumur bor baru di wilayah tersebut.

“Jadi solusinya kami perbaiki pompanya, diganti diameter pipanya yang awalnya 2 dim jadi 5,5 dim dan menaikkan aliran daya listriknya. Itu jangka pendek pertama. Jangka pendek kedua maka kami tambah sumur bor baru. Jadi clear ya, ini tidak ada kekeringan ya,” pungkasnya

 

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Cerdas Berdemo, Mahasiswa Harus Tingkatkan Reponsif Membaca dan Diskusi

27 September 2019 - 09:42

Tips Menambah Daya Ingat

19 Desember 2018 - 12:55

Inilah 5 Tips Aman Pencopet Saat Libur Lebaran

18 Juni 2018 - 16:15

Sungai Dayang, Potensi Wisata Kabupaten Pasuruan yang Belum Dilirik

1 April 2018 - 17:42

Liga Champions 2018 Babak 16 Besar Akan Dimulai Dini Hari Nanti

6 Maret 2018 - 19:43

Denting Waktu

7 Januari 2018 - 19:07

Trending di Teras