Reporter :Mahfudz
Editor : Anis Natasya
Probolinggo, Kabarpas.com – Truk fuso sarat muatan debu batu bara sasak median jalan jalur pantura di Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Akibatnya, selain menghambat dan menghalau jalan pantura, median jalan dan lampu penerangan jalan hancur berantakan.
Peristiwa tersebut terjadi Senin (11/12/2017) sekitar pukul 05.30 WIB. Beruntung insiden tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa. Informasi yang dihimpun kabarpas.com di lapangan, truk fuso nopol B 9621 UFU yang dikendarai Supriadi (55) asal Mojokerto bersama Bambang kernetnya, itu melaju dari arah barat yakni dari Malang mau ke Bali.
Sekitar 50 meter dari lokasi kejadian, Supriadi mengantuk sehingga ia tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya. Begitu menyasak median jalan baru ia terbagun. Supriadi dan kernetnya hanya mengalami luka lecet di bagian tangan dan kepala akibat benturan dan pecahan kaca. Kondisi truk fuso mengalami kerusakan parah di bagian kabin truk.
“Dari Malang mau ke Bali, kita membawa muatan debu batu bara. Sayang sangat capek, tidak terasa kalau sudah nabrak median jalan. Baru sadar setelah menabrak,” tutur Supriadi, usai dilakukan perawatan medis.
Sementara menurut Ipda I Nyoman, Kanit Laka Lantas Polres Probolinggo, dugaan sementara terjadi kecelakaan tunggal ini akibat sopir mengantuk. Karena, sekitar 5 meter sebelum median jalan terdapat bekas rem truk. Truk yang menghalau jalan itu akan segera dilakukan evakuasi. I Nyoman menyebut tidak ada korban jiwa atas insident ini.
“Kita masih menghubungi alat berat yaitu derek, karena truk fuso ini kendaraan besar dan bermuatan debu batu bara. Jadi harus dievakuasi menggunakan derek. Arus lalin sudah lancar karena di jalur ini ada dua jalan dan kita lakukan pengaturan arus lalin hingga truk ini terevakuasi,” tukasnya. (pu2t/nis)

















