Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 26 Jan 2018

Inginkan Soto Kraksaan Jadi Wisata Kuliner Kabupaten Probolinggo


Inginkan Soto Kraksaan Jadi Wisata Kuliner Kabupaten Probolinggo Perbesar

Reporter : Ali Mahfudz
Editor : Anis Natasya

Probolinggo, Kabarpas.com – Memeriahkan HUT ke-8 Kota Kraksaan sebagai ibukota Kabupaten Probolinggo, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Probolinggo menyelenggarakan Festival Soto Kraksaan, Kamis (25/1/2018).

Terdapat 7 (tujuh) penjual Soto Kraksaan yang ikut memeriahkan dan menyediakan kebutuhan para pembeli menikmati hidangan Soto Kraksaan. Meliputi, Soto Pak Ali, Soto Pak Dali dan Soto Pak Holis di Kampung Melayu. Kemudian Soto Pak Koya, Soto Pak Timan, Soto di sebelah Penjara dan Soto Bu Mus di Pasar Kebonagung. Semuanya berada di Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo.

Di Kota Kraksaan, makanan khas berkuah ini memang banyak ditemui di sejumlah titik. Bahkan soto Kraksaan menjadi salah satu makanan favorit, tidak hanya bagi warga sekitar namun juga warga yang melintas di sepanjang jalur pantura arah Surabaya-Banyuwangi.

Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari bersama sejumlah pejabat di Pemkab Probolinggo hadir di salah satu penjual Soto Kraksaan di Jalan Kampung Melayu Kecamatan Kraksaan.

Tidak hanya sekedar hadir dan menyicipi kuliner Soto Kraksaan tersebut, dalam kesempatan itu Bupati Tantri juga menyempatkan diri meracik dan melayani pembeli soto. Meskipun tidak biasa, namun hal itu justru membuatnya merasakan jerih payah pedagang yang secara turun temurun menjual soto sejak zaman kolonial belanda.

Bupati Tantri berkeinginan untuk menjadikan Soto Kraksaan sebagai salah satu wisata kuliner khas Kabupaten Probolinggo. Selain faktor cita rasa yang menggoda, keunggulan kuliner ini adalah sisi historis yang sudah dijual pedagang sejak puluhan tahun silam.

“Soto Kraksaan ini sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Oleh karena itu mari kita angkat bersama agar mampu menjadi destinasi wisata kuliner untuk melengkapi destinasi wisata lain di Kabupaten Probolinggo,” kata Bupati Tantri.

Menurut Bupati perempuan pertama di Kabupaten Probolinggo ini, Soto Kraksaan ini sangat khas, berbeda dengan soto di daerah lain. Makanan ini bisa dijadikan jujugan kuliner bagi warga Kabupaten Pobolinggo maupun penikmat kuliner, sehinggga otomatis juga mengangkat pendapatan pedagang.

“Harapan saya Soto Kraksaan ini mampu kita kemas bersama. Misalkan warungnya kita bantu dan memoles warung bedaknya tanpa mengurangi nilai tradisionalnya,” tukas Bupati Tantri. (fudz/nis)

Artikel ini telah dibaca 68 kali

Baca Lainnya

Gus Fawait ke Pasien RSD Soebandi: Jangan Pulang Sebelum Sehat, Biaya Ditanggung Pemerintah 

17 Oktober 2026 - 17:56

Tepat HUT Prabowo, Gus Fawait Gelar Bakti Sosial Kesehatan dengan Target 10000 Penerima

17 Oktober 2026 - 17:53

Hari Parlemen Nasional, NasDem Jember Ingatkan Pentingnya Jaga Kepercayaan Masyarakat 

16 Oktober 2026 - 20:09

Pahami Arah Kebijakan Prabowo, Fawait Implementasikan Lewat Program Pemkab Jember

16 Oktober 2026 - 13:13

Jember, Kuba-nya Indonesia dalam Urusan Cerutu

16 Oktober 2026 - 12:53

Cerutu Jember Tembus 45 Negara, Gus Fawait Promosikan Produk Lokal di Forum Nasional

16 Oktober 2026 - 12:51

Trending di KABAR NUSANTARA