Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 12 Apr 2018

Puluhan Petani Probolinggo Praktek Manfaatkan Alsintan


Puluhan Petani Probolinggo Praktek Manfaatkan Alsintan Perbesar

Reporter : Ananda Hizbul Khofie
Editor : Anis Natasya

Probolinggo, Kabarpas.com – Puluhan petani dari Kecamatan Gending dan Dringu mengikuti praktek pembuatan bedengan media persemaian bisa berupa tray di kediaman Ketua Kelompok Tani Sumber Waru Tarsan di Desa Pabean Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (11/4/2018).

Kegiatan ini digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo dalam rangka mendukung program ketahanan pangan berkelanjutan sebagai upaya evaluasi pemanfaatan alsintan (alat mesin pertanian) rice transplanter (alat tanam) dan combine harvester (alat panen).

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana DKPP Kabupaten Probolinggo Bambang Suprayitno mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan alsintan yang ada, mengurangi ketergantungan kepada tenaga manusia ke mekanisasi serta untuk mempercepat proses tanam dan panen. Selain itu, untuk mengurangi kehilangan hasil dan mendukung ketahanan pangan berkelanjutan.

“Jika ada alsintan yang tidak dimanfaatkan, maka kami akan lakukan realokasi kepada kelompok lain yang lebih membutuhkan. Mengantisipasi hal itu, maka kami memberikan pelatihan pembuatan bedengan persemaian berupa tray. Sehingga nantinya bisa memanfaatkan alsintan yang sudah diterima oleh masing-masing kelompok,” ungkapnya.

Bambang menerangkan apabila di suatu wilayah membutuhkan alsintan maka bisa mengajukan sewa melalui brigade yang ada di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) dan Kodim 0820 Probolinggo dengan ketentuan biaya sewa untuk operator 40%, BBM 20%, angkut 20% dan perbaikan 20%.

“Melalui pelatihan ini diharapkan petani sudah bisa menggunakan alsintan dengan baik sehingga bisa mensosialisasikan kepada anggota kelompoknya. Disamping juga mengurangi ketergantungan kepada regu tanam yang sudah mulai berkurang serta mempercepat proses penanaman. Semoga dengan adanya pelatihan ini tidak ada realokasi, karena alsintan sudah dimanfaatkan dengan baik,” harapnya. (fie/nis)

Artikel ini telah dibaca 56 kali

Baca Lainnya

Kawendra Sebut Gus Fawait “Prabowonya Jember”, Puji Gagasan Home Care

24 Juli 2026 - 20:04

Kemenkes Nilai Home Care Jember Bisa Jadi Model Layanan Kesehatan Nasional

24 Juli 2026 - 15:23

Tak Perlu ke Puskesmas, Home Care Jember Hadir di Rumah Warga Jadi Dokter Keluarga

24 Juli 2026 - 15:18

Hadiri Harlah ke-28 PKB, Presiden Prabowo Tegaskan Arah Baru Ekonomi Berpijak pada Amanat Konstitusi

24 Juli 2026 - 10:25

Kota Mojokerto Berkomitmen Dalam Mendukung Transformasi Digitalisasi

24 Juli 2026 - 10:17

Rp2,57 Triliun Investasi Masuk ke Jember: Tumbuh 70,2 Persen dan Ribuan Lapangan Kerja Tercipta

23 Juli 2026 - 14:59

Trending di KABAR NUSANTARA