Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 15 Apr 2018

PP Darut Tauhid Genggong Peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW


PP Darut Tauhid Genggong Peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Perbesar

Reporter : Ananda Hizbul Khofie
Editor : Anis Natasya

Probolinggo, Kabarpas.com – Makna peringatan Isra Mi’raj adalah mengenang perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Yerusalem menuju ke langit ke tujuh. Umat Islam percaya bahwa Nabi Muhammad SAW diangkat ke langit ketujuh untuk menerima perintah shalat.

Seperti yang dilaksanakan oleh Pondok Pesantren (PP) Darut Tauhid Genggong Desa Karangbong Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo yang diasuh oleh KH. Moh. Hasan Syaiful Islam, Sabtu (14/4/2018) malam.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dewan Penasehat Muslimat NU Kabupaten Probolinggo Hj. Puput Tantriana Sari didampingi Nyai Endang Nihayati Syaifuridzal serta tokoh-tokoh dari negeri jiran Malaysia dan segenap ulama’ serta tokoh masyarakat di tanah Genggong.

Dalam sambutannya Dewan Penasehat Muslimat NU Kabupaten Probolinggo Hj. Puput Tantriana Sari mengatakan, peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini penting dan tidak hanya sebagai momentum semata. Namun lebih kepada bagaimana memahami nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa luar biasa yang dialami Nabi Muhammad SAW tersebut.

“Hikmah yang didatangkan dari perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW itu kan perintah sholat. Jadi mari semua umat muslim terkhusus di kota santri ini kita tingkatkan kualitas sholat. Karena kalau sholatnya sudah baik, InsyaAllah semua aspek kehidupan akan baik juga,” ujar Tantri.

Budaya pengajian ini merupakan budaya agama Islam yang harus digalakkan di tengah-tengah perkembangan zaman. Budaya pengajian menjadi salah satu amanah yang wajib dilaksanakan dari generasi sekarang sampai ke generasi seterusnya.

“Para orang tua saat ini mengalami ketakutan tatkala anak menginjak di usia baligh. Dengan kemajuan zaman ini para generasi muda mudah terpengaruh dengan pergaulan. Dari itulah, sibukkan anak-anak muda itu dengan majelis ilmu dan kegiatan keagamaan, sehingga anak-anak muda sebagai calon pemimpin akan tercapai cita-cita yang diinginkan orang tuanya,” katanya.

Menurut Tantri, orang tua sebagai guru dalam sebuah keluarga menjadi contoh bagi anak-anaknya. “Jaga dan arahkan anak-anak tersebut untuk menjadi anak yang bermanfaat,” pungkas Tantri. (fie/nis)

Artikel ini telah dibaca 93 kali

Baca Lainnya

Kawendra Sebut Gus Fawait “Prabowonya Jember”, Puji Gagasan Home Care

24 Juli 2026 - 20:04

Kemenkes Nilai Home Care Jember Bisa Jadi Model Layanan Kesehatan Nasional

24 Juli 2026 - 15:23

Tak Perlu ke Puskesmas, Home Care Jember Hadir di Rumah Warga Jadi Dokter Keluarga

24 Juli 2026 - 15:18

Hadiri Harlah ke-28 PKB, Presiden Prabowo Tegaskan Arah Baru Ekonomi Berpijak pada Amanat Konstitusi

24 Juli 2026 - 10:25

Kota Mojokerto Berkomitmen Dalam Mendukung Transformasi Digitalisasi

24 Juli 2026 - 10:17

Rp2,57 Triliun Investasi Masuk ke Jember: Tumbuh 70,2 Persen dan Ribuan Lapangan Kerja Tercipta

23 Juli 2026 - 14:59

Trending di KABAR NUSANTARA