Reporter : Joko Santoso
Editor : Agus Harianto
Pasuruan, Kabarpas.com – Pihak kepolisian terus memburu terduga teroris Anwardi atau pemilik bom yang meledak di sebuah rumah kontrakan di Jl. Pepaya RT 01 RW 01, Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, pada 5 Juli 2018 lalu. Pasalnya, pasca kejadian tersebut Anwardi berhasil melarikan diri dan hingga kini masih belum tertangkap.
Dari pantauan Kabarpas.com di lokasi, pada Senin (23/07/2018) sore, penggeledahan yang dilakukan Tim Densus 88 dan diback-up Polres Pasuruan ini diawali dengan melakukan penyisiran ke sejumlah tempat yang diduga kuat pernah dijadikan tempat tinggal terduga teroris.
Setelah itu, petugas kepolisian bersenjata lengkap tersebut menggeledah sebuah rumah di simpang Perliman, tepatnya di jalan sepat Lingkungan Bendomungal Kecamatan Bangil. Selanjutnya, mereka memeriksa sebuah kos-kosan dilingkungan Ketanen, Kelurahan Gempeng. Lalu kemudian, di Perumahan Yadika Kelurahan Kalirejo.
Dan yang terakhir yaitu melakukan penggeledahan di sebuah kos-kosan Lingkungan Segok, Kelurahan Gempeng, kecamatan/kabupaten setempat.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Budi Santoso saat dimintai keterangannya di lokasi penggeledahan, memilih untuk hemat berkomentar.
“Yang menjelaskan nanti satu pintu aja yaa. Karena kami hanya bantu back-up saja,” ucapnya singkat. (jok/gus).

















