Reporter : Amelia Putri
Editor : Anis Natasyah
Probolinggo, Kabarpas.com – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo, menggelar rapat koordinasi (rakor) kegiatan peningkatan fasilitas dan kelayakan Rumah Potong Hewan (RPH).
Kegiatan yang dipimpin oleh Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesmavet, Pengolahan dan Pemasaran DPKH Kabupaten Probolinggo drh. Nur Eko Widianto ini diikuti oleh para kabid dan para kasi, dokter hewan, koordinator/penyelia wilayah, UPTD Puskeswan dan para petugas teknis RPH se-Kabupaten Probolinggo.
Dalam sambutannya Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesmavet, Pengolahan dan Pemasaran DPKH Kabupaten Probolinggo drh. Nur Eko Widianto menyampaikan pentingnya dokter hewan di RPH untuk memeriksa ternak sebelum dan sesudah dipotong.
Hal yang sama disampaikan oleh Kepala Bidang Prasarana, Sarana dan Bina Usaha DPKH Kabupaten Probolinggo drh. Yukti Widiatmaningsih. Menurutnya, masyarakat boleh mendirikan RPH asalkan persyaratan teknisnya dipenuhi.
Demikian pula yang disampaikan Kepala Bidang Perbibitan dan Produksi Ternak DPKH Kabupaten Probolinggo drh. Amir Syarifuddin. Pihaknya menyampaikan bahwa penanganan dan pemanfaatan limbah padat dan cair RPH harus seoptimal mungkin.
Sementara Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner DPKH Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto menyampaikan menjelang hari raya Idul Adha 1439 Hijriyah, para dokter hewan, koordinator wilayah/penyedia serta petugas teknis peternakan kecamatan dan RPH diberikan formpemeriksaan dan pendataan ternak yang akan diisi saat IdulAdha 1439 Hijriyah.
“Diharapkan form pemeriksaaan dan pendataan ternak ini segera dikirimkan ke Dinas Peternakan dan Kesehatan Kabupaten Probolinggo untuk mencukupi permintaan data pemotongan hewan qurban dari Provinsi Jawa Timur,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut DPKH juga menyampaikan RPH juga akan dicukupi dengan SOP penanganan limbah padat dancair sehingga tidak mencemari lingkungan.
“Pada bulan Agustus 2018 kami akan mengirimkan kembalisampel air limbah RPH se-Kabupaten Probolinggo kelaboratorium untuk menguji kualitas air limbah. Pengirimansampel air limbah RPH ini adalah yang kedua dilaksanakanpada tahun anggaran 2018,” pungkasnya. (mel/nis)

















