Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 27 Jul 2018

Dinkes Probolinggo Berikan Pembinaan Teknis Penyehat Tradisional


Dinkes Probolinggo Berikan Pembinaan Teknis Penyehat Tradisional Perbesar

Reporter : Amelia Putri
Editor : Anis Natasyah

Probolinggo, Kabarpas.com – Dalam memberikan pembinaan kepada Penyehat Tradisional (Hattra) agar dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sesuai ketentuan dan Arrahman (Aman, Murah dan Nyaman), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo memberikan pembinaan teknis penyehat tradisional di ruang pertemuan Kantor TP PKK Kabupaten Probolinggo, Kamis (26/7/2018).

Kegiatan ini diikuti oleh 66 orang diutamakan yang sudah mengajukan STPT (Surat Terdaftar Penyehat Tradisional) ataupun masih dalam proses pengurusan syarat-syarat. Selama kegiatan mereka mendapatkan materi dari Perkumpulan Para Pemijet Penyehat Indonesia (PAP3I) Provinsi Jawa Timur dan PAP3I Cabang Probolinggo Raya.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Sri Wahjuni Dyahmartiningsih mengungkapkan pelayanan kesehatan tradisional yang merupakan salah satu pilihan bagi masyarakat dalam mencari pengobatan atau mengatasi masalah kesehatan.

“Pelayanan kesehatan tradisional telah dikenal sejak dahulu dan hingga kini terus berkembang sesuai dengan kemajuan teknologi disertai dengan peningkatan pemanfaatannya oleh masyarakat sebagai perwujudan dari semangat untuk kembali menggunakan hal-hal yang bersifat alamiah,” katanya.

Dyah menerangkan pelayanan kesehatan tradisional diyakini turut andil dalam peningkatan kesehatan masyarakat karena manfaat dan keamanannya terbukti secara empiris dan dilaksanakan oleh Hattra berdasarkan pengetahuan dan ketrampilan yang diperoleh secara turun temurun atau pendidikan non formal.

“Saat ini jumlah penyehat tradisional semakin meningkat. Berdasarkan laporan puskesmas di Kabupaten Probolinggo sampai bulan Juni 2018 sejumlah 1.814 orang, terbanyak pijet urut sejumlah 1.786 orang,” tegasnya.

Sementara Kasi Pelayanan Kesehatan Tradisional Dinkes Kabupaten Probolinggo Sri Patmiati mengungkapkan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan penyehat tradisional sesuai kaidah-kaidah dan peraturan perundangan yang berlaku sehingga bisa memberikan pelayanan kesehatan yang sesuai standart. (mel/nis)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

Baca Lainnya

Fawait Ingin APBD Jember 2027 Lebih Merata hingga Pelosok Desa

2 Oktober 2026 - 08:50

Layak Ditunggu! Setelah UHC dan Home Care, Jember Siapkan Inovasi Kesehatan Baru dalam Waktu Dekat

2 Oktober 2026 - 08:48

Kuasa Hukum Aminatus Desak Kemenag Bentuk Tim Independen Periksa Dugaan Pelanggaran Guru Madrasah di Jember

2 Oktober 2026 - 08:03

Gugatan Cerai Diubah di Persidangan, Yulianto Jalani Pemeriksaan di Polres Jember 

2 Oktober 2026 - 07:52

Mengaku Dikelabui Leasing, Nasabah asal Banyuwangi Lapor ke Polres Jember

1 Oktober 2026 - 19:42

Rekayasa Lalu Lintas Pasar Tanjung Masih Temukan Pelanggaran, Dishub Siap Evaluasi 

1 Oktober 2026 - 17:26

Trending di KABAR NUSANTARA