Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 28 Jul 2018

Pemkab Probolinggo Lakukan Pengawasan Bahan Pangan Asal Hewan dan Kios Daging


Pemkab Probolinggo Lakukan Pengawasan Bahan Pangan Asal Hewan dan Kios Daging Perbesar

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasyah

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) melakukan pengawasan bahan pangan asal hewan dan kios daging di pasar tradisional Bayeman Kecamatan Tongas, kabupaten setempat. Kegiatan ini juga melibatkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo.

Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo Endang Sri Wahyuni melalui Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner drh. Nikolas Nuryulianto mengatakan pengawasan bahan pangan asal hewan dan kios daging pasar tradisional ini bertujuan ingin mengetahui ketersediaan bahan pangan asal hewan mulai dari daging sapi, domba, kambing dan ayam menjelang Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriyah di pasar tradisional.

“Selain itu, mendata peredaran bahan pangan asal hewan di pasar tradisional, apakah ada penjualan daging import beku dan melakukan pengawasan bahan pangan asal hewan yang beredar di pasar tradisional dipasok dari mana. Disamping mendata harga bahan pangan asal hewan di pasar tradisional,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, petugas dari DPKH Kabupaten Probolinggo juga memberikan informasi terkait penanganan kesehatan bahan pangan asal hewan (daging, telur dan produk olahan) saat dijual di pasar tradisional.

“Kegiatan ini juga sebagai silaturahim kami di pasar tradisional dan bertemu dengan para pelaku usaha. Sekaligus mendengarkan harapan dan permintaan mereka kepada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

Menurut Niko, dari hasil pengawasan ini didapatkan data bahwa harga bahan pangan asal hewan yang melambung dalam sebulan terakhir adalah telur ayam sebesar Rp 45.000 per kg. Padahal harga normal biasanya sebesar Rp 38.000 per kg. Selain itu, harga daging ayam juga melonjak dari Rp 45.000 per kg menjadi Rp 55.000 per kg. Serta harga daging kambing naik drastis dari Rp 90.000 per kg menjadi sebesar Rp 110.000 per kg.

“Kami juga menyapa para penjual produk olahan bahan pangan asal hewan seperti tempura, nugget dan sosis. Mereka kami berikan informasi bagaimana melakukan penyimpanan produk olahan pangan asal hewan dengan baik dan benar,” pungkasnya. (mel/nis).

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

Pahami Arah Kebijakan Prabowo, Fawait Implementasikan Lewat Program Pemkab Jember

16 Oktober 2026 - 13:13

Jember, Kuba-nya Indonesia dalam Urusan Cerutu

16 Oktober 2026 - 12:53

Cerutu Jember Tembus 45 Negara, Gus Fawait Promosikan Produk Lokal di Forum Nasional

16 Oktober 2026 - 12:51

Kemendagri Buka Kanal “Reboan” untuk Kepala Daerah, Permudah Koordinasi hingga Tingkat Pusat

15 Oktober 2026 - 19:04

Pemkab Jember Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Pusat, Fokus pada Layanan Dasar dan Kesehatan

15 Oktober 2026 - 12:57

Polantas Jember Sapa Ojol dan Pedagang di Simpang Mangli, Sosialisasikan Keselamatan Lalu Lintas

15 Oktober 2026 - 11:04

Trending di KABAR NUSANTARA