Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Headline News · 27 Agu 2018

Kapal Diduga Bawa Kelengkapan Tambang BSI Kandas di Perairan Selatan Sembulungan


Kapal Diduga Bawa Kelengkapan Tambang BSI Kandas di Perairan Selatan Sembulungan Perbesar

Reporter : Dimas

Editor : Pendik

 

Banyuwangi, Kabarpas.com – Kapal LCT yang diduga mengangkut perlengkapan tambang milik PT Bumi Suksesindo (BSI), kandas di Kawasan Perairan Selatan Sembulungan, Alas Purwo, Tegal Dlimo, Banyuwangi.

Kapal tersebut kandas dalam perjalanan menuju Pancer, Pesanggaran, Jumat (10/08/2018) dua pekan lalu, setelah dihantam gelombang besar. Beruntung, dalam peristiwa itu tidak sampai ada korban luka atau jiwa. Hampir seluruh Anak Buah Kapal (ABK) kapal naas itu berhasil dievakuasi dengan susah.

Tim SAR yang dipimpin langsung Komandan Pangkalan AL (Dan Lanal) Banyuwangi, Letkol (Laut) Suhartaya, dengan dibantu petugas Satpolair dan dinas terkait, berhasil menyelamatkan seluruh kru kapal yang ada.

Namun, Tim SAR kesulitan untuk mengevakuasi muatan yang diduga perlengkapan pertambangan milik PT BSI, perusahaan tambang yang sedang mengeksploitasi kandungan emas di Tumpang Pitu (Tujuh Bukit) di Desa Sumberagung, Pesanggaran.

‘’Kami masih kesulitan untuk mengevakuasi kapal tersebut karena hingga kini ombak di kawasan cukup besar,’’ papar Suhartaya ketika dikonfirmasi awak media.

Menurut Suhartaya, Kapal LCT itu kandas dalam perjalanan menuju PT BSI. Tetapi akibat hantaman gelombang besar kapal naas itu kandas di perairan yang ombaknya memang sangat besar.

‘’Untuk mengevakuasi kapal naas itu harus dengan kapal tagboat. Namun Kami menunggu cuaca membaik. Sebab dengan kondisi cuaca seperti sekarang sulit karena berbahaya,’’ ungkapnya.

Seperti diketahui PT BSI sendiri merupakan anak perusahaan satu-satunya dari PT Merdeka Copper Gold yang telah produksi sejak tahun 2017. Bahkan tahun 2018 ini perusahaan yang salah satu pemilik sahamnya adalah Sandiaga Uno itu, mampu meraup laba bersih sebesar 43,1 juta Dollar AS.

Kendati mampu meraup laba bersih puluhan juta Dollar Amerika, namun PT Merdeka Copper Gold, belum membagikan deviden kepada rakyat Banyuwangi.

Sementara itu T. Mufizar Mahmud, Manager Corporate Comunication PT BSI ketika dikonfirmasi, membenarkan bila kapal LCT yang kandas di Perairan Selatan Sembulungan Tegaldlimo itu, sedang mengangkut perlengkapan tambang milik perusahaannya. (mas/pen).

Artikel ini telah dibaca 107 kali

Baca Lainnya

Hadiri Harlah ke-28 PKB, Presiden Prabowo Tegaskan Arah Baru Ekonomi Berpijak pada Amanat Konstitusi

24 Juli 2026 - 10:25

Kota Mojokerto Berkomitmen Dalam Mendukung Transformasi Digitalisasi

24 Juli 2026 - 10:17

Rp2,57 Triliun Investasi Masuk ke Jember: Tumbuh 70,2 Persen dan Ribuan Lapangan Kerja Tercipta

23 Juli 2026 - 14:59

Bantah Laporan APERSI, REI Jember Tegaskan Pemkab Sudah Bebaskan BPHTB dan PBG bagi MBR 

23 Juli 2026 - 06:12

PBNU – Kemenkes Sepakat Perkuat Kerjasama Sukseskan Program Pemerintah Bidang Kesehatan Masyarakat

22 Juli 2026 - 16:14

Ketua DPRD Jember Jadi Pengisi Bunga Desaku, Warga Mayang Sampaikan Beragam Aspirasi

22 Juli 2026 - 15:11

Trending di KABAR NUSANTARA