Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Headline News · 5 Okt 2018

Kisah Warga Probolinggo yang Selamat dari Maut Saat Gempa dan Tsunami Guncang Palu


Kisah Warga Probolinggo yang Selamat dari Maut Saat Gempa dan Tsunami Guncang Palu Perbesar

Reporter : Moch Wildanov

Editor : Diaz Octa

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Seorang pelatih panjat tebing asal Kota Probolinggo, berhasil selamat dari bencana Palu. Pasalnya, saat bencana tsunami terjadi, dirinya berada di tempat kejadian.

Dia adalah Iwan Rosydi (41), saat ditemui wartawan Kabarpas.com di kediamannya, di Perumahan Brantas, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, ia bercerita tentang kisah pilu bencana tsunami di Palu.

Iwan yang merupakan pelatih Rindi Sufriyanto, peraih emas cabang panjat tebing di Asian Game 2018 itu, berhasil selamat dari terjangan tsunami yang terjadi di Palu.

Ayah satu anak tersebut sangat bersyukur atas mukjizat keselamatan dari Allah SWT.

Menurut keterangan Iwan, dirinya berada di Palu karena mendapat undangan dari pemerintah setempat dalam rangka hari jadi.

Iwan pun bercerita perihal bagaimana dia menyelamatkan diri. Saat gempa terjadi, Iwan berpegangan pilar gedung. Kemudian sempat berlari menjauhi arah gelombang.

Setelah gelombang reda, dirinya melihat kondisi Palu sudah porak poranda dan korban tewas berserakan.

Dirinya dan korban selamat lainnya, berusaha menolong para korban. Setelah banyak bantuan yang datang, Iwan Rosydi berusaha pulang ke Probolinggo. Beruntung mendapat bantuan dari otoritas terkait. Sehingga dirinya bisa menumpang pesawat hercules transit di Jakarta.

“Hingga kini ada 3 rekan kami asal Palu, yang belum ketemu dan lost kontak. Sebelum terjadi gempa, saya dikasih sayur kelor. Dan teman saya yang hilang bercerita tentang adat orang Palu. Bila makan kelor, biasanya tidak mau pulang dan kerasan di Palu,” ungkap Iwan. (wil/diz).

Artikel ini telah dibaca 108 kali

Baca Lainnya

Jember Mulai Tinggalkan Sistem Open Dumping, Pemkab Dorong Warga Kelola Sampah Mandiri

20 Mei 2026 - 14:57

Baru Rampung 30 Persen, Konsep Street Food Jember Usung Nuansa Nusantara dan Dunia

20 Mei 2026 - 14:43

Gus Hery: Intelektual Muda NU yang Teduh, Tajam, dan Menembus Lintas Jejaring

20 Mei 2026 - 14:27

Nama BPR Jwalita Berubah Jadi Bank Trenggalek, Begini Kata Ketua Pansus II

20 Mei 2026 - 11:36

Kabar Baik Bagi Para Pekerja di Trenggalek, Perda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Segera Diundangkan

20 Mei 2026 - 11:15

Mahasiswa Doktoral KPI UIN Jakarta Gelar “The Doctor Care”, Salurkan Bantuan dan Cek Kesehatan Gratis

18 Mei 2026 - 09:10

Trending di KABAR NUSANTARA