Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 31 Okt 2018

Tingkatkan Perekonomian Nelayan, Kementrian ESDM Beri Bantuan Konventer Kit


Tingkatkan Perekonomian Nelayan, Kementrian ESDM Beri Bantuan Konventer Kit Perbesar

Reporter : Moch Wildanov

Editor : Agus Hariyanto

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Pemberian konverter Kit (CK) ke Nelayan kecil ini, diserahkan secara simbolis oleh Dirjen Migas Kementrian ESDM Joko Siswono, di Pantai Bahak, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Rabu (31/10/2018) pagi.

Dihadiri oleh Direktur Pemasaran Retail Pertamina, Masud Khamid, GM Pertamina Mor V, Ibnu Chaldun, Direktur Pembangunan Infrastruktur Migas, Alimuddin Baso dan Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari, ada sebanyak 494 konverter Kit yang diserahkan kepada nelayan Probolinggo.

Pemberian CK di tahun ini merupakan pemberian yang kedua kalinya dan yang pertama pada tahun 2017, telah diserahkan sebanyak converter 345 unit CK ke nelayan Kabupaten Probolinggo secara gratis.

Program pemerintah yang diperuntukan kepada nelayan kecil yang menggunakan perahu motor 5 Gross Ton (GT) ke bawah, bertujuan untuk memakmurkan perekonomian nelayan kecil di Indonesia salah satunya adalah Probolinggo.
Pasalnya, converter kit ini mengubah mesin perahu yang berbahan bakar premium ke gas LPG 3 Kilogram yang bisa menghemat bahan bakar hingga 50 persen.

Konverter kit ini sangat dirasakan oleh nelayan Probolinggo yang telah menggunakan CK, biasanya dengan menggunakan bahan bakar bensin setiap melaut harus mengeluarkan uang 20 ribu untuk membeli BBM.

“Namun dengan menggunakan converter kit pemberian pemerintah satu tabung LPG melon ini, bisa digunakan hingga 3 kali mencari ikan, “ujar Maslih, nelayan setempat.

Meski dirasakan hemat, kecepatan perahu dirasa masih kalah kencang dengan mesin yang berbahan bensin.

“Sebenarnya tidak pengaruh kecepatan perahu motor saat mencari ikan , hanya saja ketika perjalanan pulang membutuhkan waktu sedikit lama nyampai di pantai,” tutup nelayan yang menggunakan CK ini. (wil/gus).

Artikel ini telah dibaca 29 kali

Baca Lainnya

Jember Mulai Tinggalkan Sistem Open Dumping, Pemkab Dorong Warga Kelola Sampah Mandiri

20 Mei 2026 - 14:57

Baru Rampung 30 Persen, Konsep Street Food Jember Usung Nuansa Nusantara dan Dunia

20 Mei 2026 - 14:43

Gus Hery: Intelektual Muda NU yang Teduh, Tajam, dan Menembus Lintas Jejaring

20 Mei 2026 - 14:27

Nama BPR Jwalita Berubah Jadi Bank Trenggalek, Begini Kata Ketua Pansus II

20 Mei 2026 - 11:36

Kabar Baik Bagi Para Pekerja di Trenggalek, Perda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Segera Diundangkan

20 Mei 2026 - 11:15

Mahasiswa Doktoral KPI UIN Jakarta Gelar “The Doctor Care”, Salurkan Bantuan dan Cek Kesehatan Gratis

18 Mei 2026 - 09:10

Trending di KABAR NUSANTARA