Reporter : Moch Wildanov
Editor : Titin Sukmawati
Probolinggo , Kabarpas.com – Teror dan serangan kera liar di Kelurahan Kedung Asem, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo terus bertambah. Dalam kurun musim kemarau atau 5 bulan total anak-anak yang mengalami luka luka akibat di serang kawanan kera liar mencapai 8 orang.
Dari semua korban mengalami luka gigitan kera rata-rata pada kening dan kepala bagian belakang dan terpaksa dilarikan ke puskesmas setempat dan rumah sakot dr. Mohamad Saleh.
Sementara dalam kurun 5 bulan, jumlah korban anak-anak yang terluka akibat serangan kera liar ini total mencapai 8 orang.
Untuk Korban bernama Raditya, umur 2 tahun, sebelum menciderai, kera tersebut seakan mengajak main balita malang tersebut dengan menutup mata.
Dikira orang tua atau kerabatnya bayi tersebut berusaha membuka tutupan tangan tersebut.
“Dan setelah berhasil dilepas, Raditya kaget karena yang menutup matanya adalah seekor kera dan sontak korban kaget dan kera menggigit pundaknya dan kemudian kabur,” ujar Asmawi, Tokoh Masyarakat setempat, Minggu (11/11/2018).
Karena lukanya cukup parah, korban kemudian dilarikan ke puskesmas dan kemudian dirujuk ke rumah sakit dr.Mohamad Saleh .
Warga khawatir gigitan kera tersebut berdampak buruk pada buah hatinya, karena kera liar tersebut bisa saja membawa penyakit rabies.
“Penyakit rabies bisa saja terjadi akibat gigitan kera tersebut,” ujar Abraar, Dokter Spesialis Bedah Rumah Sakit dr Mohamad Saleh. (wil/tin).

















