Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 12 Nov 2018

Peserta Didik dan Pengurus PKBM Insan Cendekia Ikuti Pembinaan Program Pendidikan Kesetaraan


Peserta Didik dan Pengurus PKBM Insan Cendekia Ikuti Pembinaan Program Pendidikan Kesetaraan Perbesar

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasya

 

Probilinggo, Kabarpas.com – Para peserta didik dan pengurus di PKBM Insan Cendekia Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo mengikutimpembinaan program pendidikan kesetaraan.

“Sesuai tugas dan fungsi Penilik Diktara adalah pengendalian mutu dan evaluasi dampak,” kata Penilik Diktara Kecamatan Besuk Massajo.

Menurut Massajo, mengaca hasil UNBK tahun 2017 lalu, capaian nilai akhir ujian nasional peserta asal PKBM Insan Cendekia sangatlah memuaskan.

“Capaian nilai ujian nasional berbasis computer untuk tujuh mata pelajaran ada dikisaran angka 7 dan 9,” jelasnya.

Massajo menerangkan hal ini tidak lepas dari beberapa hal yang dapat memacu semangat dan kemampuan peserta didik agar sukses dalam menempuh pendidikan kesetaraan. Diantaranya semangat tutor, pengurus PKBM dan peserta didik yang tetap harus terpacu sukses pembelajaran dan UNBK. Serta, strategi belajar dan try out soal-soal melalui tugas mandiri, tugas kelompok dan konsultasi via sosmed (sosial media) dalam group WA (WhattsApp).

“Selain itu, bimbingan belajar secara online melalui jaringan internet baik dalam kelompok kecil maupun di sentral media komputerisasi yang bekerja sama dengan lembaga formal MA Bahrul Ulum Besuk. Sekaligus support dari pihak-pihak terkait dan hal-hal lain yang sangat menunjang kelancaran kegiatan pembelajaran,” terangnya.

Massajo menekankan beberapa point penting tentang strategi belajar dengan pendekatan menyusun strategi belajar sukses UNBK 2019 dengan pembelajaran di era milenial dan pembelajaran di era digital. Artinya, tutor dan peserta didik saling mempererat komunikasi konsultasi, penugasan dan bimbingannya secara aktif dan online dengan menggunakan jaringan internet, sosmed dan android.

“Namun demikian belajar tatap muka tetap harus terpenuhi, sebagaimana dalam juknis bahwa model pembelajaran pendidikan kesetaraan sistem pembelajannya melalui tatap muka, belajar mandiri dan tutorial/ kelompok,” tutupnya. (mel/nis).

Artikel ini telah dibaca 30 kali

Baca Lainnya

Jember Mulai Tinggalkan Sistem Open Dumping, Pemkab Dorong Warga Kelola Sampah Mandiri

20 Mei 2026 - 14:57

Baru Rampung 30 Persen, Konsep Street Food Jember Usung Nuansa Nusantara dan Dunia

20 Mei 2026 - 14:43

Gus Hery: Intelektual Muda NU yang Teduh, Tajam, dan Menembus Lintas Jejaring

20 Mei 2026 - 14:27

Nama BPR Jwalita Berubah Jadi Bank Trenggalek, Begini Kata Ketua Pansus II

20 Mei 2026 - 11:36

Kabar Baik Bagi Para Pekerja di Trenggalek, Perda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Segera Diundangkan

20 Mei 2026 - 11:15

Mahasiswa Doktoral KPI UIN Jakarta Gelar “The Doctor Care”, Salurkan Bantuan dan Cek Kesehatan Gratis

18 Mei 2026 - 09:10

Trending di KABAR NUSANTARA