Reporter : Moch Wildanov
Editor : Titin Sukmawati
Probolinggo, Kabarpas.com – Usaha potong Ayam Milik Andre, warga jalan Amis Hamzah, Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo dikeluhkan warga setempat. Pasalnya, warga yang tempat tinggalnya dekat dengan rumah pemotongan ayam itu mengaku resah lantaran adanya bau menyengat dan limbah dari pemotongan ayam yang dibuang ke sungai.
“Aktivitas pembuangan limbah di rumah potong ayam ke sungai ini tidak mesti, terkadang pagi hari terkadang malam hari. Belum lagi aroma tidak sedap yang muncul dari rumah pemotongan hewan ini yang mengakibatkan guru dan anak – anak sekolah tidak konsentrasi dalam belajar,” ujar Indra, (30), warga setempat.
Tak hanya itu, dampak dari limbah potong ayam dibuang ke sungai yang letaknya tidak jauh dari rumah pemotongan ayam ini, membuat warga yang beraktivitas di sungai juga mengaku gatal – gatal dan ada yang alergi.
“Warga sudah melaporkan bau ini ke berbagai instansi terkait. Namun, hingga kini tidak ada tindak lanjutnya,” ungkapnya.
“Sedangkan warga yang lain ada yang hanya diam membisu karena sudah mendapat uang tutup mulut dari pemilik rumah pemotongan ayam ini,” tambahnya.
Kini Indra hanya bisa berharap agar ada solusi terbaik agar keresahan tersebut tidak terjadi di kelurahan ini.
Sementara dari pihak rumah pemotongan ayam itu sendiri membantah dengan apa yang dikeluhkan warga tersebut.
“Tidak benar kalau limbah rumah pemotongan ayam ini dibuang ke sungai. Kalau air bekas mencuci ayam iya memang di buang ke sungai. Semua limbah pemotongan ayam sudah ada yang mengepulnya dan dijual lagi untuk pakan ikan,” bantah Romli salah satu karyawan rumah pemotongan ayam .
“Bahkan bulu ayam juga ada yang membelinya, untuk campuran pakan ternak. Dan ini saja masih kami tidak bisa memenuhi permintaan limbah pemotongan ayam,” tutupnya. (wil/tin).

















