Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Peristiwa · 14 Des 2018

Anggarkan Ratusan Juta untuk Atasi Permasalahan Sampah di Sidoarjo


Anggarkan Ratusan Juta untuk Atasi Permasalahan Sampah di Sidoarjo Perbesar

Reporter : Januar Fahmi

Editor : Agus Hariyanto

 

Sidoarjo, Kabarpas.co –
DPRD Kabupaten Sidoarjo mencanangkan adanya keterlibatan peran masing-masing Kecamatan di Sidoarjo untuk turut serta mengatasi permasalahan sampah. Bahkan, legislatif sudah mengalokasikan anggaran senilai Rp100 juta di masing-masing kecamatan yang akan direalisasikan pada 2019 mendatang.

Ketua Komisi C, Abdillah Nasikh mengungkapkan, usulan itu disampaikan pada rapat pembahasan Program Pembentukan Perda (Propemperda) tahun 2019 tentang pengelolaan dan pelayanan sampah.

“Perdanya sudah ada di tahun 2012 tentang retribusi sampah. Hanya saja saat ini, rekan-rekan di legislatif mencoba untuk membagi kewenangan dalam mengatasi masalah sampah di masing-masing kecamatan,” jelas Abdillah Nasikh kepada Kabarpas.com biro Sidoarjo, Jumat (14/12/2018).

Permasalahan sampah yang ada di darat maupun di sungai sampai saat ini masih belum bisa terkelola dengan baik. Banyak hal yang melatarbelakangi permasalahan sampah belum teratasi. Salah satunya, kesadaran masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan.

“Mindsetnya masih seperti itu, perdanya masih kurang, dan juga keterbatasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah yang ada. Dan ditambah Over load. Sehingga dibutuhkan peran masing-masing Kecamatan untuk turut mengawasi dan mengelola dan permasalahan sampah,” jelasnya.

Kabupaten Sidoarjo sendiri memiliki 332 Desa yang terbagi di 18 Kecamatan. Sementara Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) yang dimilki hanya enam yang terbagi di beberapa kecamatan.  Diantaranya, Kecamatan Waru, Taman, Porong, Krian, Buduran dan Kota Sidoarjo. Sedangkan TPA yang dimiliki hanya terletak di kawasan Jabon.

“Kemarin kita sudah mengalokasikan anggaran senilai Rp 100 juta per kecamatan di Sidoarjo, totalnya kurang lebih Rp.1,8 Miliar dan akan direalisasikan pada 2019 nanti,” tambahnya.

Menirutnya, Ada beberapa poin yang diusulkan terkait penanggulangan sampah di Sidoarjo. Diantaranya, memberikan kesempatan masing-masing kecamatan untuk sama-sama menanggulangi persoalan sampah baik dengan menjalankan program yang sudah dijalankan dinas terkait, hingga memberikan pemahaman terhadap masyarakat.

Kedua, mendorong desa se-Sidoajro untuk membuat Perdes tentang sampah. Dengan begitu, masyarakat akan lebih berhati-hati jika akan membuang sampah secara sembarangan.

Ketiga, menggencarkan program zero waste yang dimulai dari masing-masing kampung.

“Zero waste yang sudah dicanangkan sejak dua tahun terakhir ini, diharapkan bisa menyadarkan kembali masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan kampungnya sendiri. (jan/gus).

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

LAZISNU Depok Kelola 1.067 Hewan Qurban di 64 Titik, Manfaat Dirasakan Lebih dari 30 Ribu Warga

31 Mei 2026 - 17:12

BRI Pasuruan Salurkan Bantuan TJSL Rp200 Juta untuk Pengadaan Alat Kesehatan Klinik FKTP Polres Pasuruan

30 Mei 2026 - 07:39

Luka

24 Mei 2026 - 23:56

Innalillahi, PC Pergunu Kota Pasuruan Berduka atas Wafatnya Anggota Aktif

23 Mei 2026 - 11:07

Jember Jadi Sorotan Nasional, Strategi Fawait dalam Pengentasan Kemiskinan Dipuji BP Taskin

21 Mei 2026 - 15:56

SPPG Al-Mubarok Kaliwates Disuspensi BGN Usai Kasus Dugaan Keracunan MBG di Jember

21 Mei 2026 - 15:52

Trending di Peristiwa