Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 19 Jun 2019

Puluhan Orang di Probolinggo Ikuti Sosialisasi Kesadaran Bela Negara


Puluhan Orang di Probolinggo Ikuti Sosialisasi Kesadaran Bela Negara Perbesar

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasya

 

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Puluhan orang di Probolinggo mengikuti sosialisasi peningkatan kesadaran bela negara. Acara yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Probolinggo ini, digelar di Ridho Outbond Resort, Desa Krejengan, Kecamatan Krejengan, kabupaten setempat.

Kegiatan ini diikuti oleh 70 orang peserta yang berasal dari pengurus Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Kraksaan. Selama kegiatan mereka mendapatkan materi tentang peranan pemuda secara umum dalam upaya peningkatan kesadaran bela Negara dan bahaya paham radikalisme dari Bakesbangpol Kabupaten Probolinggo serta wawasan kebangsaan dari Intel Kodim 0820 Probolinggo.

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto mengatakan sosialisasi peningkatan kesadaran bela Negara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para pemuda terhadap bahaya radikalisme secara nasional. Serta memberikan pengetahuan dan menumbuhkembangkan sikap dan perilaku warga negara yang cinta bangsa dan Negara.

“Oleh karena itu kami mengharap peran serta para pemuda untuk memantau perkembangan terhadap antisipasi kemungkinan-kemungkinan adanya gerakan radikal di Kabupaten Probolinggo dengan meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan aparat terkait,” katanya, Selasa (19/6/2019).

Menurut Ugas, kesadaran membela negara merupakan tekad, sikap, perilaku dan tindakan yang juga menjadi bagian dari upaya penguatan karakter dan jati diri bangsa. Kesadaran membela negara ini penting untuk ditanamkan sebagai landasan sikap dan perilaku bangsa Indonesia sebagai bentuk revolusi mental.

“Selain itu, sekaligus membangun daya tangkal bangsa menghadapi kompleksitas dinamika ancaman guna mewujudkan ketahanan nasional. Kesadaran bela negara juga menjadi modal sosial bangsa untuk membangun diri menjadi sebuah bangsa yang maju, berkepribadian dan berkebudayaan,” jelasnya.

Ugas menambahkan membela negara tidak hanya dilakukan militer, tetapi juga bukan militer, terutama menghadapi ancaman non militer yaitu ancaman tanpa senjata. Ancaman non militer itu mempunyai kemampuan membahayakan atau berimplikasi mengancam kedaulatan dan keutuhan wilayah negara serta keselamatan bangsa.

“Masa depan bangsa Indonesia sangat ditentukan oleh para generasi muda bangsa yang diharapkan menjadi pelopor bagi pembangunan bangsa. Semoga dengan kegiatan ini para pemuda dapat memahami pentingnya kebersamaan dalam keberagaman, menghargai antar sesama manusia serta mampu mengembangkan sikap mau berkorban demi bangsa dan Negara,” pungkasnya. (mel/nis).

Artikel ini telah dibaca 36 kali

Baca Lainnya

Karang Taruna Kabupaten Probolinggo Perkuat Peran Sosial Pemuda

27 September 2026 - 21:16

Tembakau Paiton VO Probolinggo Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

19 September 2026 - 22:55

Penilik Sukapura-INOVASI Gelar Workshop Pengembangan Literasi bagi Guru PAUD

18 September 2026 - 11:40

Diperta Kabupaten Probolinggo Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4

15 September 2026 - 10:39

KREASI Kalbar Kunjungi SDN Sukapura 3, Pelajari Praktik Pembelajaran Kelas Rangkap

13 September 2026 - 23:13

Modul Kepemimpinan Disiapkan untuk Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

12 September 2026 - 14:50

Trending di Kabar Probolinggo