Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 1 Jul 2019

Cerita Nenek Penjual Nasi Jagung yang Bertahun-tahun Nabung Akhirnya Berangkat Haji


					Cerita Nenek Penjual Nasi Jagung yang Bertahun-tahun Nabung Akhirnya Berangkat Haji Perbesar

Reporter : Moch Umar

Editor : Titin Sukmawati

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Kesabaran Suriyah (80) yang bertahun – tahun menabung dan rela antri untuk bisa berangkat haji, dalam waktu dekat akan terlaksana. Itu setelah ia  melunasi seluruh pembayaran berangkat haji yang ia bayarkan dari hasil keringatnya berjualan nasi jagung di atas trotoar.

“Alhamdulillah, niatan saya bertahun-tahun ingin berangkat haji akhirnya terwujud,” kata Nenek Suriyah kepada Kabarpas.com, saat ditemui di rumahnya di Jalan Maluku, Gang V, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Ia mengaku, untuk mewujudkan niatan sucinya itu ia harus rela menguras semua uang tabungannya sebesar Rp 25 juta. Dan uang itu ia gunakan untuk mendaftar haji sejak tahun 2010 silam.

“Sedangkan untuk sisa biaya haji, saya angsur sendiri dari uang hasil berjualan nasi jagung di trotoar jalan dekat Alun-alun Kota Pasuruan tersebut,” katanya kepada Kabarpas.com.

Lebih lanjut nenek yang sudah memiliki 9 cucu ini mengatakan bahwa harga perbungkus nasi jagung yang ia jual itu seharga Rp 5 ribu. Selain itu, nenek Suriyah yang tergabung dalam kloter 72 Kota Pasuruan ini, dijadwalkan akan berangkat ke Tanah Suci Makkah pada 30 Juli 2019 nanti.

Sementara itu, Maimunah (45) anak kedua dari Nenek Suriyah menceritakan, ibunya sudah 13 tahun berjualan nasi jagung. Sebelumnya selama 40 tahun, ibunya menghabiskan waktu berjualan kue kucur (cucur) di Pasar Besar Kota Pasuruan.

“Sejak saya masih remaja, ayah sudah meninggal dunia. Sehingga ibula yang menafkahi dua adik saya dengan berjualan kue kucur di pasar dan sampai beralih jualan nasi jagung di trotoar alun-alun,” terangnya kepada Kabarpas.com.

Ia menambahkan, niat ibunya mendaftar haji tercetus dari mulut ibunya sendiri. Dan seketika itu pula keempat anaknya pun mengiyakan niat tersebut.

“Kalau mau bayar ke KBIH, per bulannya yang ngantar ya anak saya,” pungkasnya. (umr/tin).

Artikel ini telah dibaca 109 kali

Baca Lainnya

Pemkot Pasuruan Raih Juara 1 Kota Ramah Lansia Tingkat Jawa Timur 2026

13 Oktober 2026 - 10:47

Pemkot Pasuruan Ikuti Rapat Paripurna II DPRD, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan Umum Tiga Raperda

10 Oktober 2026 - 21:54

Dekranasda Kota Pasuruan Gelar Rakor, Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

8 Oktober 2026 - 09:37

Konsultasi Publik 2 RTRW dan KLHS Kota Pasuruan Perkuat Partisipasi Masyarakat dalam Penataan Ruang

8 Oktober 2026 - 09:21

Pemkot Pasuruan Gelar Uji Publik Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

5 Oktober 2026 - 22:35

Jibril Athar Rajendra, Putra Wali Kota Pasuruan Raih Juara Robotik di Ajang Internasional

30 September 2026 - 11:26

Trending di Berita Pasuruan