Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 2 Okt 2026

Peringati Hari Batik Nasional, Puluhan Ibu PKK di Pasuruan Membatik Tulis Serentak


Peringati Hari Batik Nasional, Puluhan Ibu PKK di Pasuruan Membatik Tulis Serentak Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Momen Hari Batik Nasional yang jatuh pada Jumat (02/10/2026) diperingati secara semarak oleh puluhan ibu-ibu Tim Penggerak PKK se-Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan. Bertempat di halaman Pendopo Kecamatan Bugul Lor, mereka berkumpul untuk membatik tulis bersama secara serentak.

​Kegiatan ini menghadirkan perajin batik kenamaan asal Pasuruan, Soli Rahmadi, yang karyanya telah dikenal luas di dalam maupun luar daerah, guna memberikan pelatihan teknis dan edukasi langsung kepada para peserta.

​Ketua TP PKK Kecamatan Bugul Kidul, Yunita Akbar, menyampaikan bahwa agenda ini diselenggarakan untuk menumbuhkan kesadaran dan kecintaan terhadap warisan budaya nusantara, khususnya seni batik tulis.

​”Kita memperingati Hari Batik Nasional dengan mengajak ibu-ibu PKK se-Kecamatan Bugul Kidul membatik serentak. Kami menghadirkan narasumber yang berpengalaman, Pak Soli Rahmadi, untuk memberikan edukasi tentang pentingnya batik, khususnya batik tulis,” ujar Yunita.

​Yunita menambahkan, pelatihan ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai acara seremonial, melainkan mampu membekali para kader dengan keterampilan nyata sekaligus menjaga kelestarian tradisi membatik.

​”Alhamdulillah, seluruh pengurus dan kader mendapatkan ilmu langsung tentang tata cara membatik tulis. Tujuannya tentu agar kita semakin menghargai dan aktif melestarikan seni batik,” imbuhnya.

​Dalam kesempatan yang sama, Soli Rahmadi—yang akrab disapa Om Mahdi—memperkenalkan kekayaan filosofi motif khas Kota Pasuruan yang diaplikasikan para peserta, yakni motif Daun Soro dan Kopi.

​”Motif Daun Soro melambangkan kemakmuran dan kesuburan tanah Pasuruan. Sementara itu, motif kopi merepresentasikan identitas Pasuruan Raya,” jelas Soli.

​Melalui kegiatan membatik serentak ini, para peserta diharapkan dapat menjadi agen pelestari budaya yang turut memperkenalkan identitas lokal Kota Pasuruan melalui karya seni kain batik. (emn/ian).

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Fawait Ingin APBD Jember 2027 Lebih Merata hingga Pelosok Desa

2 Oktober 2026 - 08:50

Layak Ditunggu! Setelah UHC dan Home Care, Jember Siapkan Inovasi Kesehatan Baru dalam Waktu Dekat

2 Oktober 2026 - 08:48

Kuasa Hukum Aminatus Desak Kemenag Bentuk Tim Independen Periksa Dugaan Pelanggaran Guru Madrasah di Jember

2 Oktober 2026 - 08:03

Gugatan Cerai Diubah di Persidangan, Yulianto Jalani Pemeriksaan di Polres Jember 

2 Oktober 2026 - 07:52

Mengaku Dikelabui Leasing, Nasabah asal Banyuwangi Lapor ke Polres Jember

1 Oktober 2026 - 19:42

Rekayasa Lalu Lintas Pasar Tanjung Masih Temukan Pelanggaran, Dishub Siap Evaluasi 

1 Oktober 2026 - 17:26

Trending di KABAR NUSANTARA