Reporter: Moch Wildanov
Editor : Titin Sukmawati
Probolinggo, Kabarpas.com – Viral di Medsos aksi heroik dua pelajar panjat tiang bendera, di saat pelaksanaan upacara penurunan bendera di halaman kantor Camat Dringu ,Kabupaten Probolinggo mendapat apresiasi dari Kapolres setempat. Selasa, (20 /08/2019).
Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto, salut dan bangga aksi mereka berdua dimana saat itu peserta upacara hanya terdiam dan bingung pelaksanaan penurunan bendera merah putih tersendat, di saat itu 2 pelajar tersebut berinisiatif langsung memanjat tiang bendera agar pelaksanaan penurunan upacara 17 Agustus yang sakral berjalan lancar.
Terpaan angin kencang saat itu, menambah suasana heroik aksi dua pelajar memanjat tiang , untuk membetulkan tali bendera yang terselip.
Pertama yang melakukan aksi heroik panjat tiang bendera ini adalah Firman Aditya Prasada, Pelajar kelas VI SDN Kalisalam I, Dringu, Karena kondisi angin kencang, di tengah tengah aksinya di soraki peserta upacara untuk turun karena kondisi angin yang kencang dan berbahaya bagi keselamatanya.
Selanjutnya aksi serupa diteruskan oleh Yuda Rizki, Pelajar kelas XII, SMAN Dringu, hingga pelaksanaan penurunan bendera berjalan lancar.
Saat pelaksanaan upacara di halaman SMAN Dringu, Kapolres memberi kejutan kepada Ananda Yudha Rizki sebuah laptop dan akan mendukung cita-citanya menjadi anggota TNI. Selesai memberikan apresiasi kepada Yudha Rizki. Hal serupa juga dilakukan kepada Firman Aditya Prasada.
Kepada Wartawan Kabarpas.com, Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto , menuturkan bahwa dirinya bangga terhadap aksi mereka berdua, secara sepontan dan reflek berusaha manjat tiang bendera untuk membetulkan tali yang terlilit.
Pelaksanaan upacara yang terpusat pada bendera, berkat usaha mereka pelaksanaan berjalan lancar , dan diperlukan jiwa besar dan patriotik untuk melakukan perbuatan tersebut.
“Ini hanya apresiasi saja, laptop tersebut sebagai sarana untuk memperlancar dalam proses belajar mengajar,” ujar Eddwi.
“Cita-citanya yang menjadi abdi negara saya dukung dan support sepenuhnya, dan saya dukung hingga tercapai. Sengaja saya berikan di depan teman-teman sekolahnya, semoga ini bisa dijadikan contoh, dan teladan bagi teman-temanya,” sambungya.
Sementara itu, dua siswa yang menerima apresiasi dari Kapolres, merasa haru dan tidak menyangka, perbuatanya tersebut mendapat apresiasi dari Kapolres.
“Saya terharu dan terimakasih kepada Bapak Kapolres atas hadiahnya, kini saya bisa memiiki Laptop yang selama ini saya dambakan, dan kebetulan saya butuh laptop untuk kelancaran sekolah,” ujar Yuda.
“ Saya tidak menyangka akan berbuah seperti ini, yang ada di niatan saya hanya ingin berusaha membetulkan tali bendera yang terlilit agar pelaksanaan penurunan bendera berjalan lancar,” tambahnya.
Sebelumnya, aksi kedua pelajar ini juga mendapat apresiasi dari Camat Dringu, serta Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan Anggota DPR –Ri Hasan Aminuddin. (wil/tin).

















