Reporter : Amelia Putri
Editor : Anis Natasya
Probolinggo, Kabarpas.com – Festival Jathilan Bromo kedua, yang digelar di Amfiteater Buka Hotel Jiwa Jawa Resort Desa Wonotoro, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo berlangsung meriah. Bahkan, dalam event ini juga turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Dalam sambutannya, Khofifah menganjurkan, berdasarkan tren kunjungan wisatawan Eropa ke Indonesia, tentang pembayaran rata-rata selama 14 hari. Yakni dua hari di Candi Borobudur, satu hari di Gunung Bromo dan Kawah Ijen dan sepuluh hari lagi akan dihabiskan di pulau Bali.
“Jadi PR kita adalah kedepan untuk bisa mengajak para wisatawan terutama Eropa agar mau berwisata di Gunung Bromo lebih lama. Paling tidak menjadi dua hari, syukur-syukur jika tujuan wisata lain bisa kita persambungkan, ”katanya.
Festival Jathilan Bromo yang sedang di upayakan menjadi agenda wisata rutin di kawasan Gunung Bromo yang disebut Khofifah selaras dengan salah satu program pemerintah pusat yang sedang mengelola kawasan Bromo-Tengger-Semeru (BTS) menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) yang akan dilihatnya akan dikunjungi oleh daerah Probolinggo, Pasuruan dan Lumajang.
Melihat antusias penonton dan kemasan festival yang cukup berkelas ini, Khofifah berharap kedepan Festival Jathilan menjadi salah satu alasan bagi wisatawan mancanegara menambah penyelamatan untuk tinggal lebih lama di kawasan BTS.
“Agenda ini bisa kita jadikan kalender bersama, bukan hanya menjadi kalender wisata Bromo dan Kabupaten Probolinggo saja, tetapi bisa kita jadikan satu kesatuan bersama kalender Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kemudian kita lanjutkan sebagai satu kesatuan kalender wisata nasional. Dengan begitu maka akan menjadi penunjang wisata baru disamping panorama alam Gunung Bromo,” pungkasnya (mel/nis).

















