Berbagai macam cara dilakukan masyarakat atau komunitas untuk meminimalisir tabiat anak yang sudah kadung ketagihan gadget.
Salah satunya seperti yang dilakukan oleh warga Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, yang memiliki cara jitu untuk mengurangi kecanduan pada anak terhadap gadget tersebut. Seperti apa caranya? Simak berikut laporannya.
————————————————————-
Laporan : Moch Wildanov, Wartawan Kabarpas Biro Probolinggo
————————————————————-
KABARPAS.COM – SEBUAH cara jitu digagas oleh warga Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo dan relawan PKH , yang telah mendirikan Rumah Pintar Petualang Batutah.
Ya, kegiatan yang dilakukan di Rumah Pintar Petualang Batutah ini, sangat beragam. Yakni, mulai dari belajar bersama, membuat kerajinan, sampai permainan anak tradisional.
Antusias orang tua pun sangat tinggi. Setidaknya saat ini ada lebih dari 50 anak ikut bergabung di sarana belajar ini.
“Tujuannya didirikan adalah untuk mengurangi dan menjauhkan anak dari gadget. Semua yang kami lakukan di sini manual. Tidak ada yang berbasis daring,” ujar Lutfiana warga Kedungasem kepada Kabarpas.com.
Upaya kelompok masyarakat kreatif inipun, mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Mulai dari pemerintah setempat, sampai perusahaan swasta yang tempatnya tak jauh dari lokasi.
Salah satunya dari Direktur PT. Berdikari Jaya Bersama, Yuwie Santoso, ia mengaku tergerak menyalurkan sebagian dana Corporate Social Responsibility (CSR)-nya, untuk menunjang kegiatan belajar tersebut.
“Gedung kegiatan yang semula menumpang milik warga, kemudian dibangun. Dan dana senilai Rp 20 juta, dikucurkan untuk pembangunan ruang sementara. Seluas 6×20 meter. Nantinya, pusat kegiatan Rumah Pintar Petualang Batutah, ada di tempat itu,” ujar Yuwi.
“Kami berharap, apa yang bisa kami bantu bisa bermanfaat bagi anak-anak maupun bagi warga sekitar. Karena di zaman milenial ini, jika tidak ada kontrol dan kepedulian masyarakat pada anak, tentu akan merugikan masa depan anak itu sendiri,” tambahnya.
Ditambahkan, melalui kegiatan positif masyarakat Kedungasem dan donasi dari CSR perusahaannya pula, diharapkan ada hubungan baik.
“Harapannya kedepan ada simbiosis mutualisme antara PT. Berdikari Jaya Bersama dengan masyarakat. Salah satunya yaitu melindungi anak sebagai generasi muda penerus bangsa, dari bahaya candu gadget,” tutupnya. (***/Dita Rochilah).

















