Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 9 Apr 2020

Puluhan Pemudik yang Masuk Wilayah Kabupaten Probolinggo Mulai Dikarantina, Begini Kondisinya


Puluhan Pemudik yang Masuk Wilayah Kabupaten Probolinggo Mulai Dikarantina, Begini Kondisinya Perbesar

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasya

 

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Hingga kini puluhan pemudik yang masuk wilayah Kabupaten Probolinggo sudah menjalani isolasi dan tersebar di 17 kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Semua pemudik yang saat ini sedang dikarantina kondisinya sehat.

Juru Bicara Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto. Nantinya akan dilihat perkembangannya karena bisa fluktuasi. Yang penting dibutuhkan kesadaran dari masyarakat untuk memahami kebijakan yang diterapkan oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE.

“Semua kebijakan dari Ibu Bupati semata-mata untuk kesehatan para pemudik dan melindungi seluruh warga Kabupaten Probolinggo yang akan menjadi tempat para pemudik tersebut,” katanya.

Anang berharap masyarakat semakin sadar bahwa semakin hari penularan itu semakin tidak jelas. Sekarang semuanya tidak tahu penularan itu sudah sampai mana-mana. Artinya, mungkin awalnya dari pendatang dan lama-lama sudah masuk ke penduduk masyarakat yang asli, sehingga bisa saja mereka penular.

“Makanya harapan Ibu Bupati melalui kebijakan check point ingin memastikan semua yang masuk ke Kabupaten Probolinggo betul-betul sehat buat yang bersangkutan dan sehat buat masyarakat. Kami berharap masyarakat patuh dan sadar sehingga tidak perlu lari. Karena yang dirugikan semua, termasuk yang bersangkutan manakala tidak terkontrol,” jelasnya.

Menurut Anang, karantina itu fokusnya untuk masyarakat yang masuk dan akan tinggal di Kabupaten Probolinggo. Prosedurnya ada dua kemungkinan orang yang datang. Yakni, ada orang yang sehat dan ada orang yang muncul dengan keluhan-keluhan ringan.

“Kalau yang sehat ya sudah istirahat kita awasi dan cek kesehatannya. Sementara yang sakit ringan ya kita obati dan sambil kita awasi. Karena semua khan masih belum pasti, sakit bisa saja memang murni sakit ringan tetapi tetap kita awasi,” terangnya.

Selanjutnya terang Anang, perilaku social distancing harus tetap terjaga. Bukan kemudian langsung kumpul-kumpul bersama. Sekarang tidak hanya dikarantina saja, tetapi semua harus memakai masker. Hal-hal seperti itu harus tetap diberlakukan karena memang itu standart dari karantina.

“Yang menjadi kendala saat ini memang masalah personil. Selanjutnya pemahaman dari para petugas-petugas di lapangan ini masih perlu kita samakan. Semua masukan tentunya akan menjadi kajian bagi satgas COVID-19 baik di tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa,” pungkasnya. (mel/nis).

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Karang Taruna Kabupaten Probolinggo Perkuat Peran Sosial Pemuda

27 September 2026 - 21:16

Tembakau Paiton VO Probolinggo Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

19 September 2026 - 22:55

Penilik Sukapura-INOVASI Gelar Workshop Pengembangan Literasi bagi Guru PAUD

18 September 2026 - 11:40

Diperta Kabupaten Probolinggo Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4

15 September 2026 - 10:39

KREASI Kalbar Kunjungi SDN Sukapura 3, Pelajari Praktik Pembelajaran Kelas Rangkap

13 September 2026 - 23:13

Modul Kepemimpinan Disiapkan untuk Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

12 September 2026 - 14:50

Trending di Kabar Probolinggo