Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 11 Apr 2020

Tambah Pundi-pundi Rupiah, Ambar Susanti Sulap Kain Perca Jadi Masker yang Mempesona


Tambah Pundi-pundi Rupiah, Ambar Susanti Sulap Kain Perca Jadi Masker yang Mempesona Perbesar

Reporter : Moch Wildanov

Editor : Agus Haryanto

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Ibu rumah tangga bernama Ambar Susanti (36), warga MT Haryono, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo sukses menyulap kain perca untuk dijadikan masker yang mempesona. Sabtu (11/04/2020).

Ide membuat masker ini berawal dari lesunya perekonomian akibat dampak dari  Covid 19 yang lagi terjadi saat ini.

Profesi sebelumnya membuat hand made aneka rajut yang terus sepi, membuat ibu beranak 1 ini akhirnya memulai mencoba memproduksi masker berbahan kain ini.

Berkat keuletan dan ketelatenanya, kini masker hasil buah tanganya mulai diminati pembeli.

Pemesan untuk saat ini hanya sebatas konsumen dari area Probolinggo dan Pasuruan saja.

Kepada wartawan kabarpas.com, Ambar sapaan akrab Ambar Susanti menuturkan, kegiatan ini untuk mengisi kesibukan di saat anjuran pemerintah untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.

Dirinya tidak mengambil keuntungan banyak dengan memanfaatkan kondisi seperti ini.

“Lumayan bisa untuk menyambung hidup di saat kondisi seperti ini, tidak mahal kok hanya Rp 4 ribu perbijinya, ” ujar Ambar.

Bahanya yang naik, mungkin sudah banyak yang mengerti dan mencoba membuat alat penutup mulut dan hidung ini.

“Ya di satu sisi bisa membantu masyarakat untuk mencukupi kebutuhan masker, juga bisa menambah pundi-pundi rezeki,” tambahnya.

“Tidak mengejar omzet, semampu saya, dan pengirimanya via online, agar kita tidak sering keluar rumah sesuai anjuran pemerintah,” sambungnya.

Mungkin untuk masyarakat lain juga bisa mencoba berkreasi sesuai ketrampilanya sendiri-sendiri, dan menghasilkan sesuatu yang bisa disajikan di saat kondisi seperti ini.

Ketika ditanya, berapa pendapatanya perhari, wanita berhijab ini hanya menjawab dengan sederhana. “Yang terpenting bisa untuk bertahan hidup,” senyumnya lirih. (Wil/Gus).

Artikel ini telah dibaca 33 kali

Baca Lainnya

Karang Taruna Kabupaten Probolinggo Perkuat Peran Sosial Pemuda

27 September 2026 - 21:16

Tembakau Paiton VO Probolinggo Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

19 September 2026 - 22:55

Penilik Sukapura-INOVASI Gelar Workshop Pengembangan Literasi bagi Guru PAUD

18 September 2026 - 11:40

Diperta Kabupaten Probolinggo Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4

15 September 2026 - 10:39

KREASI Kalbar Kunjungi SDN Sukapura 3, Pelajari Praktik Pembelajaran Kelas Rangkap

13 September 2026 - 23:13

Modul Kepemimpinan Disiapkan untuk Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

12 September 2026 - 14:50

Trending di Kabar Probolinggo