Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 15 Jul 2020

PMI Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Hand Sprayer hingga Paket PHBS untuk Para Santri


PMI Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Hand Sprayer hingga Paket PHBS untuk Para Santri Perbesar

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasyah

 

 

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo menyalurkan bantuan hand sprayer, cairan disinfektan dan paket Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi santri pondok pesantren di Kabupaten Probolinggo.

Bantuan yang diserahkan diantaranya 33 buah handsprayer isi 10 liter, cairan disinfektan sebanyak 1 karton serta 7.000 paket PHBS dalam bentuk tas berisikan 3 buah masker dan 2 batang sabun untuk disebarkan kepada para santri pondok pesantren.

“Untuk saat ini pemberian bantuan handsprayer, cairan disinfektan dan paket PHBS ini memang sasarannya adalah lingkungan pondok pesantren. Sebab lingkungan pondok pesantren mampu menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan COVID-19. Karena bagaimanapun juga pondok pesantren sangat rawan dalam penyebaran COVID-19,” kata Wakil Ketua PMI Kabupaten Probolinggo Ismail Pandji.

Selain itu jelas Ismail Pandji, PMI masih memiliki 120 dos paket PHBS yang akan dibagikan secara bertahap. Serta biskuit sebanyak 20 dos yang akan diberikan ke masyarakat melalui posyandu. “Biskuit ini kami berikan di posyandu untuk lebih meningkatkan gizi masyarakat agar daya tahan tubuhnya bagus dan meningkatkan imunitas tubuhnya,” jelasnya.

Ismail Pandji menerangkan pemberian bantuan sebagai upaya pencegahan COVID-19 ini bertujuan agar para santri yang ada di lingkungan pondok pesantren ikut mencegah terjadinya penularan COVID-19 dengan cara membersihkan bagian-bagian yang diyakini menjadi media penyebaran COVID-19. Seperti handle pintu serta tempat-tempat lain yang sering dipegang banyak orang dengan cara penyemprotan disinfektan untuk memperkecil penularan COVID-19.

“Disamping itu, kalangan santri juga harus lebih intent menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan pondok pesantren. Harapannya dengan adanya bantuan ini lingkungan pondok pesantren bisa zero dari COVID-19. Karena satu saja tertular, maka tentunya pondok pesantren akan tutup,” pungkasnya. (mel/nis).

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Karang Taruna Kabupaten Probolinggo Perkuat Peran Sosial Pemuda

27 September 2026 - 21:16

Tembakau Paiton VO Probolinggo Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

19 September 2026 - 22:55

Penilik Sukapura-INOVASI Gelar Workshop Pengembangan Literasi bagi Guru PAUD

18 September 2026 - 11:40

Diperta Kabupaten Probolinggo Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4

15 September 2026 - 10:39

KREASI Kalbar Kunjungi SDN Sukapura 3, Pelajari Praktik Pembelajaran Kelas Rangkap

13 September 2026 - 23:13

Modul Kepemimpinan Disiapkan untuk Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

12 September 2026 - 14:50

Trending di Kabar Probolinggo