Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 21 Agu 2020

Swab Positif, Sembilan Orang di Probolinggo Terkonfirmasi Positif Korona


Swab Positif, Sembilan Orang di Probolinggo Terkonfirmasi Positif Korona Perbesar

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasyah

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Hingga Jumat (21/8/2020) malam, orang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (COVID-19) di Kabupaten Probolinggo sebanyak 346 orang atau bertambah 9 orang dari sebelumnya sebanyak 337 orang, dengan keterangan 58 orang masih dirawat dan menjalani isolasi, 275 orang sembuh dan 13 orang meninggal dunia.

“Tambahan 9 orang terkonfirmasi positif COVID-19 merupakan OTG (Orang Tanpa Gejala) dan masuk ke dalam Klaster Pelangi karena penularannya terjadi secara horizontal dan tidak jelas sumbernya dari mana,” ujar Juru Bicara Ketua Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono kepada Kabarpas.com.

“Mereka dinyatakan positif terkonfirmasi COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab positif dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya. Ke-9 orang ini sebelumnya berasal dari hasil pemeriksaan rapid reaktif dan kontak erat dari kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebelumnya,” tambahnya.

Shodiq merinci, tambahan 9 orang positif virus Corona ini diantaranya perempuan berusia 8 tahun dari Kelurahan Kraksaan Wetan Kecamatan Kraksaan, perempuan berusia 45 tahun dan perempuan berusia 19 tahun dari Kelurahan Kandangjati Kulon Kecamatan Kraksaan, perempuan berusia 68 tahun dari Desa Alaskandang Kecamatan Besuk.

Selanjutnya, perempuan berusia 30 tahun dari Desa Sumurdalam Kecamatan Besuk, perempuan berusia 45 tahun, laki-laki berusia 22 tahun dan laki-laki berusia 14 tahun dari Desa Pendil Kecamatan Banyuanyar serta perempuan berusia 26 tahun dari Desa Ranuwurung Kecamatan Gading.

“Alhamdulillah, kondisi mereka sehat wal afiat dan sedang menjalani isolasi di rumah sehat Kabupaten Probolinggo dengan pengawasan ketat dari petugas medis Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

Lebih lanjut Shodiq menegaskan untuk tracingnya kebetulan sudah dilakukan semua saat mereka dinyatakan rapid test reaktif. “Terutama kontak erat dari kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebelumnya yang merupakan produk dari hasil tracing,” tegasnya.

Namun setelah mereka dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19 jelas Shodiq, sesuai protokol kesehatan tracingnya masih akan diperdalam lagi untuk mengetahui kontak-kontak erat yang sudah dilakukan baik di lingkungan keluarga maupun tempat kerjanya.

“Apapun nanti hasil dari tracing yang dilakukan terhadap orang-orang yang pernah kontak dan orang-orang dekatnya akan dilakukan pemeriksaan rapid serta pemeriksaan swab untuk mengetahui resiko penularannya,” pungkasnya. (mel/nis).

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Tembakau Paiton VO Probolinggo Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

19 September 2026 - 22:55

Penilik Sukapura-INOVASI Gelar Workshop Pengembangan Literasi bagi Guru PAUD

18 September 2026 - 11:40

Diperta Kabupaten Probolinggo Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4

15 September 2026 - 10:39

KREASI Kalbar Kunjungi SDN Sukapura 3, Pelajari Praktik Pembelajaran Kelas Rangkap

13 September 2026 - 23:13

Modul Kepemimpinan Disiapkan untuk Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

12 September 2026 - 14:50

Tiga Emas Disapu Bersih, FAJI Probolinggo Kuasai Slalom Kejurprov 2026

5 September 2026 - 17:01

Trending di Kabar Probolinggo