Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 16 Sep 2020

Dinkes Kabupaten Probolinggo Gelar Orientasi Pendampingan Poskestren


Dinkes Kabupaten Probolinggo Gelar Orientasi Pendampingan Poskestren Perbesar

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasyah

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Guna meningkatkan kualitas dan kuantitas Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) di Kabupaten Probolinggo, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo menggelar orientasi pendampingan poskestren, yang berlangsung selama 2 hari (15-16 Juli 2020).

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang pertemuan Dinkes Kabupaten Probolinggo ini diikuti oleh 50 orang peserta terdiri dari pengasuh pondok pesantren 10 orang, kader Santri Husada 10 orang, pendamping Ormas 10 orang, tenaga kesehatan desa/kelurahan 5 orang serta puskesmas (Promkes, UKS dan Kesling) 15 orang.

Selama kegiatan mereka mendapatkan materi konsep dasar dan kebijakan Poskestren, peran ormas dalam mewujudkan pondok pesantren bersih dan sehat, kesehatan lingkungan ponpes, kesehatan remaja, penyakit yang banyak terjadi di ponpes, SMD (telaah kemandirian, fisik, perorangan, PHBS), MMPP serta pencatatan dan pelaporan oleh narasumber dari Dinkes Kabupaten Probolinggo dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo.

Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono melalui Kasi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Sri Rusminah mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang konsep dasar Poskestren, meningkatkan pengetahuan tentang peran Ormas dalam mewujudkan pondok pesantren bersih dan sehat serta meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan khususnya Kader Santri Husada tentang gizi santri dan cara menentukan status gizi.

“Selain itu, meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan tentang cara melakukan survey PHBS, SMD dan MMPP, meningkatkan pengetahuan peserta tentang pentingnya kesehatan lingkungan di Pondok Pesantren serta meningkatkan pengetahuan tentang penyakit-penyakit yang sering terjadi di pondok pesantren,” ungkapnya.

Menurut Sri Rusminah, pentingnya peran serta masyarakat dalam pembangunan kesehatan telah diakui oleh semua pihak pihak. Peran serta masyarakat baik perorangan maupun terorganisasi telah terbukti mempercepat keberhasilan pembangunan kesehatan sehingga derajat kesehatan masyarakat yang setinggi tingginya dapat dicapai.

“Peran serta masyarakat secara terorganisasi salah satunya adalah dengan mengembangkan Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM). Pondok pesantren sebagai institusi keagamaan yang cukup besar sangat strategis membentuk UKBM di lingkungannya Poskestren. UKBM tersebut didalam melaksanakan kegiatannya lebih mengedepankan upaya promotif dan preventif tanpa mengesampingkan upaya kuratif dan rehabilitative,” jelasnya.

Sri Rusminah menerangkan dari hasil laporan puskemas tahun 2020, Kabupaten Probolinggo memiliki 148 pondok pesantren dengan jumlah santri sebanyak 26.288 orang. Jumlah pondok pesantren yang ada dan sudah membentuk Poskestren sebanyak 29 pondok pesantren (20%).

“Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Poskestren yang terbentuk masih di bawah 50% dengan strata Pratama masih di atas 50%. Dalam rangka untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas maka perlu dilakukan pendampingan Poskestren yang dilakukan oleh anggota Organisasi Kemasyarakatan,” pungkasnya. (mel/nis).

Artikel ini telah dibaca 24 kali

Baca Lainnya

Tembakau Paiton VO Probolinggo Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

19 September 2026 - 22:55

Penilik Sukapura-INOVASI Gelar Workshop Pengembangan Literasi bagi Guru PAUD

18 September 2026 - 11:40

Diperta Kabupaten Probolinggo Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4

15 September 2026 - 10:39

KREASI Kalbar Kunjungi SDN Sukapura 3, Pelajari Praktik Pembelajaran Kelas Rangkap

13 September 2026 - 23:13

Modul Kepemimpinan Disiapkan untuk Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

12 September 2026 - 14:50

Tiga Emas Disapu Bersih, FAJI Probolinggo Kuasai Slalom Kejurprov 2026

5 September 2026 - 17:01

Trending di Kabar Probolinggo