Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 25 Okt 2020

Meminimaslisir Penularan Covid -19, Ponpes Nurud Jadid Paiton Terapkan Prokes Ketat


Meminimaslisir Penularan Covid -19, Ponpes Nurud Jadid Paiton Terapkan Prokes Ketat Perbesar

Reporter : Moch Wildanov

Editor : Titin Sukmawati

 

 

Probolinggo, Kabarpas.com –  Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid -19 di kalangan santri, Ponpes Nurul Jadid,  Paiton, Probolinggo,  menerapkan Prokes ketat terhadap santri dan wali santri yang hendak melakukan sambang santri.

Sambang santri  ini dimulai pada tanggal 21/10/2020 hingga berakhir, Yayasan memberlakukan protokol kesehatan ketat, di antaranya  dipersiapkan bilik pertemuan dengan sekat plastik transparan, chek Point, dan wali santri berasal dari zona merah untuk sementara tidak boleh melakukan besuk santri.

Selanjutnya, santri dan wali santri sebelum melakukan besuk santri, terlebih dahulu  harus mencuci tangan dan memakai masker dengan durasi besuk sekitar 20 menit.

Selain Prokes tersebut, wali santri yang hendak besuk terlebih dahulu mendaftar agar kuota pembesuk santri bisa ditentukan dan menunjukan kartu mahrom.

Sekretaris Pesantren Nurul Jadid, Faizin Syamwiel, menuturkan, dari awal Yayasan  sudah menerapkan 3 M kepada santri – santriwati saat belajar di ponpes ini. Disiplin  menjaga Jarak, memakai makser dan sering mencuci tangan selalu diterapkan kepada santri untuk memutus mata rantai Covid -19.

“Prinsip 3 M  selalu diterapkan di Ponpes ini untuk memutus mata rantai Covid -19,” ujar Faizin kepada wartawan Kabarpas.com biro Probolinggo.

Bahkan, saat adanya waktu besuk santri yayasan juga menerapkan Protokol kesehatan ketat dan melakukan pertemuan di lapangan ayaman dengan batasan penyekat  dan  batasan  jumlah pengunjung santri, bahkan yayasan juga menerapkan wali santri hanya boleh membesuk satu bulan sekali.

“Protokol Kesehatan selalu kita jalankan di Ponpes Nurul Jadid ini, langkah ini  untuk  memutus mata rantai Covid -19, dan  mencegah klustes covid di kalangan pesantren,“ pungkasnya. (wil/tin).

 

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Rutan Kraksaan Gandeng TNI-Polri Razia Blok Wanita Bebas Narkoba

11 Mei 2026 - 07:50

Groundbreaking Hotel Azana Style Probolinggo, Dorong Pertumbuhan Investasi dan Sektor Pariwisata

11 Mei 2026 - 07:41

Perbaikan Jalur Longsor Tiris Direncanakan Awal 2027, Tokoh Masyarakat Swadaya Bangun Jalur Alternatif

9 Mei 2026 - 20:24

Penggiat Pertanian Organik Banyuanyar Dilatih Perbaiki Tanah Ramah Lingkungan

7 Mei 2026 - 13:18

DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo Matangkan Sekber Sekolah Ramah Anak

7 Mei 2026 - 13:14

SPPG Pondokkelor 2 Gelar Baksos Door to Door Bagi Warga Kurang Mampu

3 Mei 2026 - 16:02

Trending di Kabar Probolinggo