Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 24 Des 2020

Pedagang Pasar Baru Kota Probolinggo Jalani Rapid Test Antigen


Pedagang Pasar Baru Kota Probolinggo Jalani Rapid Test Antigen Perbesar

Reporter : Amelia Putri

Editor : Agus Hariyanto

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Para pedagang pracangan yang ada di Pasar Baru Kota Probolinggo menjalani rapid test antigen yang digelar oleh Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) bekerjasama dengan Dinas Kesehatan P2KB Kota Probolinggo.

Namun dari 200 pedagang yang ada di Pasar Baru, hanya 64 pedagang saja yang mengikuti rapid test antigen. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui apakah pedagang di Pasar Baru tersebut terpapar Covid-19 atau tidak.

Kepala DKUPP Kota Probolinggo Fitriawati mengatakan pemeriksaan rapid test antigen ini dilakukan untuk memastikan kondisi pedagang yang sehari-hari bertemu dengan orang banyak. “Pendekatan sudah kami lakukan agar tidak takut dan bersedia ikut tes ini,” ujarnya.

Rapid test antigen ini berbeda dengan operasi yustisi disiplin protokol kesehatan (prokes), bukan menindak pedagang yang tidak memakai masker. Tetapi memang dikhususkan untuk para pedagang Pasar Baru yang jumlahnya sekitar 200 orang.

“Pedagang Pasar Baru menjadi sasaran karena pasar yang terletak di tengah Kota Probolinggo ini merupakan pasar terbesar dan paling ramai dibanding 10 pasar lainnya. Alhamdulillah, dari hasil rapid test antigen semua pedagang dinyatakan non reaktif. Untuk pedagang yang belum (tes rapid), nanti akan kami koordinasikan dulu dengan Dinas Kesehatan,” jelas.

Meskipun tidak sampai separuhnya, Fitriawati merasa bahwa Pasar Baru Kota Probolinggo relatif aman terhadap penyebaran Covid-19. Sehingga pengunjung yang berbelanja untuk kebutuhan Natal dan Tahun Baru merasa aman berbelanja disana. “Namun kami tidak boleh lengah untuk mengingatkan pedagang untuk disiplin dan akan terus memantau protokol kesehatan di pasar,” imbuhnya.

Salah satu pedagang pracangan di Pasar Baru, Abdul Hamid mengaku tidak takut dan tidak gemetar saat mengikuti rapid test antigen. “Mudah-mudahan sehat terus dan sembuh terus,” ujarnya.

Setelah menjalani rapid test antigen, wajah para pedagang pun beragam, ada yang tegang, santai, takut, bahkan ada yang kabur sesaat setelah di tes karena mengaku sakit di bagian hidung. (mel/gus).

Artikel ini telah dibaca 9 kali

Baca Lainnya

Rutan Kraksaan Gandeng TNI-Polri Razia Blok Wanita Bebas Narkoba

11 Mei 2026 - 07:50

Groundbreaking Hotel Azana Style Probolinggo, Dorong Pertumbuhan Investasi dan Sektor Pariwisata

11 Mei 2026 - 07:41

Perbaikan Jalur Longsor Tiris Direncanakan Awal 2027, Tokoh Masyarakat Swadaya Bangun Jalur Alternatif

9 Mei 2026 - 20:24

Penggiat Pertanian Organik Banyuanyar Dilatih Perbaiki Tanah Ramah Lingkungan

7 Mei 2026 - 13:18

DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo Matangkan Sekber Sekolah Ramah Anak

7 Mei 2026 - 13:14

SPPG Pondokkelor 2 Gelar Baksos Door to Door Bagi Warga Kurang Mampu

3 Mei 2026 - 16:02

Trending di Kabar Probolinggo