Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan ยท 15 Jan 2021

Wabup Pasuruan: Pembelajaran Tatap Muka Hanya Berlaku untuk Sekolah Berbasis Pesantren


Wabup Pasuruan: Pembelajaran Tatap Muka Hanya Berlaku untuk Sekolah Berbasis Pesantren Perbesar

Reporter: Hari Sudarmoko

Editor: Titin Sukmawati

Pasuruan, Kabarpas.com – Pembelajaran sekolah di Kabupaten Pasuruan, masih dilakukan secara daring. Sebab, status penyebaran virus korona saat ini masih tinggi atau belum dalam batas aman. Namun, di sisi lain, bagi pembelajaran daring di dalam pondok pesantren dianggap masih belum efesien.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Wakil Bupati (Wabup) Pasuruan, KH. Mujib Imron saat ditemui Kabarpas.com. Menurutnya, pembelajaran tatap muka hanya diperbolehkan untuk sekolah-sekolah berbasis pondok pesantren. Itu pun dilakukan dengan protokol kesehatan dan pemeriksaan yang ketat.

“Pesantren yang telah melaksanakan proses pembelajaran secara tatap muka. Itu karena seluruh santri, ustaz dan ustazah maupun tenaga pendidiknya sehat dan tidak terpapar Covid-19. Karena di dalam pondok pesantren pembelajaran tatap muka sangat diperlukan bagi santri dan santriwati, sebab di dalam pondok pesantren interaksi dengan luar sangat minim. Sehingga untuk pembelajaran di pondok pesantren bisa dilakukan hingga 50 persen,” terang Ketua PC LP Maarif NU Kabupaten Pasuruan tersebut.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren KHA Wahid Hasyim, KH Ahmad Wildan Khoiron mengatakan, pembelajaran melalui daring untuk pondok pesantren sangat tidak efektif untuk para santriwati yang ada di pondok pesantren.

“Pembelajaran tatap muka untuk pondok pesantren sangat diperlukan. Terutama aturan di pondok pesantren para santriwati tidak diperbolehkan untuk membawa handphone. Seperti dengan kondisi saat ini, krisis moral yang rentan bagi usia dini. Anak-anak perlu mendapatkan nutrisi tentang cara menghormati dan cara sopan santun yang lebih tua,” pungkasnya. (Dar/Tin).

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Jibril Athar Rajendra, Putra Wali Kota Pasuruan Raih Juara Robotik di Ajang Internasional

30 September 2026 - 11:26

Pemkot Pasuruan Berangkatkan 28 Peserta Kontingen Porsadin ke Tingkat Jawa Timur

25 September 2026 - 17:06

Gowes Bareng, Mas Adi Tinjau Rusunawa Petahunan hingga Susuri Sungai Melihat Potensi Wilayah Perairan Kota Pasuruan

25 September 2026 - 11:11

Pemkot Pasuruan Luncurkan BERGEGAS, Gerakkan Kolaborasi Entaskan Anak Tidak Sekolah

17 September 2026 - 11:30

Dinsos Kota Pasuruan Jelaskan Mekanisme Bansos, Masyarakat Bisa Ajukan Usul dan Sanggah

16 September 2026 - 08:30

Ciptakan Rasa Nyaman dan Bersih, Penataan PKL Pasar Besar Berlanjut, Mayoritas Pedagang Sudah Bersedia Relokasi

15 September 2026 - 14:41

Trending di Berita Pasuruan