Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 5 Mei 2021

Diduga Ada Pungutan, SMKN 3 Kota Probolinggo Disoal Wali Murid


Diduga Ada Pungutan, SMKN 3 Kota Probolinggo Disoal Wali Murid Perbesar

Probolinggo, kabarpas.com – Seorang wali murid kelas X, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri ( SMKN) 3 Kota Probolinggo, menduga pihak sekolah telah melakukan pungutan kepada semua siswa kelas X sebesar Rp 1 juta. Akibat tidak sepakatnya kebijakan sekolah tersebut, putrinya berinisial R tidak mendapatkan kartu ujian .

“Peristiwa ini berawal dari putri saya bercerita kalau tidak mendapatkan kartu ujian, karena belum melunasi iuran Rp 1 juta yang sudah disepakati sekolah, dan orang tua diharapkan ke sekolah untuk membicarakan permasalahan tersebut,” ujar Syafiudin AR, salah satu wali murid SMKN 3 Kota Probolinggo

Sejak awal, tambah Syafiudin, dirinya tidak sepakat kebijakan sekolah tersebut karena dianggap itu melanggar dan tidak sesuai dengan Permendikbud no 75 tahun 2016, karena termasuk pungugtan. Sebab bila itu sumbangan sifatnya tidak mengikat, dan tidak ada besaran nominal dan batas waktu dan materai 3 ribu.

“Sejak awal sekolah saya sarankan, ini sifatnya pungutan, kalau sumbangan tidak ada nilai nominal dan batas waktu serta materai,” tambahnya.

Selanjutnya ujar Syafiudin, setelah dirinya datang ke sekolah (Sabtu), putrinya sudah mendapatkan Kartu Ujian dan bisa mengikuti ujian mulai Senin (3/5/2021) kemarin. “Kok tiba-tiba dapat kartu dan bisa mengikuti ujian, ini ada indikasi pungutan,“ lanjutnya.

Sementara itu, Kepala SMKN 3 Kota Probolinggo, Siti Rahma Hadi membantah kalau uang satu juta adalah pungutan, melainkan uang tersebut adalah uang sumbangan dari orang tua dan bebas menyumbang berapa.

“Itu sumbangan, dan tidak harus Rp 1 Juta, tetapi sukarela dan nominal sesuai kemampuan orang tua murid, sedangkan uang sumbangan tersebut sudah disepakati semua wali murid saat rapat pada awal ajaran baru tahun lalu. Dan kalau memang tidak berkenan menyumbang juga tidak apa apa,” ujar Siti Rahma Hadi.

Ditegaskan, untuk siswi yang bersangkutan, kini sudah mendapatkan kartu ujian dan sudah bisa mengikuti ujian mulai Senin kemarin. “Siswi tersebut sudah bisa mengikuti ujian kok,“ tutupnya. (wil/gus).

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Baca Lainnya

Tembakau Paiton VO Probolinggo Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

19 September 2026 - 22:55

Penilik Sukapura-INOVASI Gelar Workshop Pengembangan Literasi bagi Guru PAUD

18 September 2026 - 11:40

Diperta Kabupaten Probolinggo Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4

15 September 2026 - 10:39

KREASI Kalbar Kunjungi SDN Sukapura 3, Pelajari Praktik Pembelajaran Kelas Rangkap

13 September 2026 - 23:13

Modul Kepemimpinan Disiapkan untuk Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

12 September 2026 - 14:50

Tiga Emas Disapu Bersih, FAJI Probolinggo Kuasai Slalom Kejurprov 2026

5 September 2026 - 17:01

Trending di Kabar Probolinggo