Pasuruan, Kabarpas.com – Bertempat di Ruang Rapat Untung Suropati Kota Pasuruan, Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pasuruan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) mengenai persiapan pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1422 Hijiriah di tengah pandemi COVID-19. Rakor ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi), Ketua DPRD Kota Pasuruan, Kapolres Pasuruan Kota, Dandim 0819 Pasuruan, Kepala Kementerian Agama Kota Pasuruan, Kepala Dinas Dilingkungan Pemerintah Kota Pasuruan, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Pasuruan, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pasuruan, Ketua Dewan Masjid Indonesia Kota Pasuruan, dan tamu undangan lainnya.
Mengingat adanya larangan Sholat Idul Fitri yang diselenggarakan secara bersama di lapangan tidak diizinkan selama masa pandemi Covid-19, maka dalam kesempatan ini Gus Ipul menyampaikan, agenda rutin Pemerintah Kota Pasuruan untuk menjalankan Sholat Idul Fitri secara bersama di lapangan Yon Zipur ditiadakan dan berusaha mencari alternatifnya. Pertama yakni Pemerintah Kota Pasuruan akan mengikuti ketentuan dari Surat Edaran Kementerian agama, dimana sholat di masjid kapasitasnya harus 50% kemudian sisanya dapat memanfaatkan lapangan atau jalan di sekitarnya. Berdasarkan data penyebaran Covid-19 yang menunjukkan adanya penurunan curva.
“Jangan sampai Sholat Idul Fitri menjadi momentum penyebaran Covid-19, maka setiap masjid yang menggelar Sholat Idul Fitri wajib menerapkan protokol kesehatan,” ujar Gus Ipul.
Lebih lanjut disampaikan, untuk mengantisipasi terjadinya konsentrasi kerumunan saat Shalat Idul Fitri, alternatif dengan mengurai kerumunan. Akan dilakukan koordinasi bersama Lurah, RT, RW agar Sholat Idul Fitri tidak hanya dilakukan pada satu masjid tetapi juga memanfaatkan mushola-mushola terdekat agar dapat menyelenggarakan Sholat Idul Fitri.
Sebelum rapat berakhir, Gus Ipul menghimbau selama 2 minggu kedepan agar semua pihak memantau, menjaga, dan mengedukasi masyarakat agar Kota Pasuruan tetap kondusif selama larangan mudik lebaran di masa pandemi Covid-19.
Sebagaimana yang dilakukan anggota tim gabungan pengamanan yang selalau melakukan pemantauan keluar masuknya orang ke Kota Pasuruan di exit toll dan alun-alun, Gus Ipul meminta kepada Lurah, RT, RW tidak hanya melakukan protokol kesehatan tapi juga menegakkan aturan jika ada warganya yang ingin masuk atau keluar Kota Pasuruan. (ajo/gus).

















