Pasuruan, Kabarpas.com – Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Kota Pasuruan untuk mencegah penyebaran Covid-19 membuat sejumlah orang mengalami penurunan pemasukan, tidak terkecuali para pengayuh becak wisata religi Kota Pasuruan. Di Bulan Ramadhan mereka yang biasanya kebanjiran penumpang untuk mengantarkan peziarah dari terminal wisata ke Makam KH. Abdul Hamid Ahmad (Mbah Hamid) kini mengalami penurunan. Merespon hal ini, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) kota Pasuruan kembali bersinergi dengan Fatma Foundation untuk membagikan 200 paket sembako kepada para pengayuh becak wisata.
Pembagian sembako yang berlangsung di halaman Gedung Kesenian Kota Pasuruan ini selain dihadiri Wali Kota Pasuruan, H. Saifullah Yusuf (Gus Ipul) beserta Ibu Hj. Fatma Saifullah Yusuf selaku Ketua TP PKK Kota Pasuruan sekaligus Founder dari Fatma Foundation, Ibu Wakil Wali Kota Pasuruan sekaligus Wakil Ketua TP PKK Kota Pasuruan, Ani Adi Wibowo, Kapolres Pasuruan Kota, Dandim 0819 Pasuruan, Perangkat Daerah Kota Pasuruan terkait, Anggota Pengurus TP PKK Kota Pasuruan, dan para pengayuh becak wisata di Kota Pasuruan, acara ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur beserta jajarannya, Kepala Bank Jatim Cabang Pasuruan, dan tamu undangan lainnya.
“Pembagian berkah kali ini, para pengayuh becak tidak hanya mendapat paket sembako lengkap saja, tetapi mereka juga mendapat santunan lainnya, seperti cat becak, rompi, dan banner bertuliskan Becak Wisata Pasuruan Kota Madinah,” ujar Fatma Gus Ipul, Ketua TP PKK Kota Pasuruan sekaligus Founder dari Fatma Foundation.
Selain itu, dalam sambutannya, Hj.Fatma mengucapkan terima kasih atas antusiasme yang baik dari pengayuh becak wisata, beliau juga menjelaskan perihal Fatma Foundation dan mengajak para istri pengayuh becak agar nantinya mau mengikuti tes pemeriksaan deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara secara gratis.
Lebih lanjut, Hj. Fatma menyampaikan agar para pengayuh becak turut serta dalam membangun Kota Pasuruan menjadi Kota Madinah (maju ekonominya, indah kotanya, dan harmoni warganya) dengan cara menjalankan profesinya sepenuh hati.
Sebelum berakhir, acara dilanjutkan dengan penyerahan rompi secara simbolis oleh Kapolres Pasuruan Kota, Dandim 0819 Pasuruan, dan Kepala Bank Jatim Cabang Pasuruan kepada perwakilan pengayuh becak. Sebagai penutup seluruh undangan dan pengayuh becak melakukan senam caring. (ajo/gus).

















