Pasuruan, Kabarpas.com – Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kota Pasuruan menggelar Sarasehan bertajuk “Penyusunan Program Kerja dan Kebijakan Organisasi Pepadi Kota Pasuruan Masa Bhakti 2021 – 2025, di Djoglo Kejayan, Pasuruan.
Selain dihadiri para anggota dan pengurus Pepadi Kota Pasuruan Masa Bhakti 2021-2025, acara ini juga dihadiri oleh Ketua Dewan Kebudayaan Pasuruan, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan.
Ketua Bidang Humas dan Organisasi, Harso Waluyo menyampaikan bahwa dalam acara sarasehan ini membahas beberapa agenda rencana kerja Pepadi Kota Pasuruan.
“Salah satunya yaitu Pepadi akan bersinergi dengan guru kesenian baik di tingkat SD, SMP, hingga SMA, untuk mengajak para siswanya cinta terhadap wayang yang merupakan salah satu warisan budaya bangsa Indonesia yang harus terus dilestarikan,” ujar pria yang juga owner Djoglo Kejayan tersebut.
Dijelaskan, dengan bersinergi bersama para guru kesenian pihaknya akan mengenalkan sekaligus mengajak para pelajar untuk bisa menjadi dalang wayang sejak dini. “Sehingga mereka (para pelajar.red) bisa memanfaatkan wayang dan gamelan sebagai salah satu media pembelajaran di sekolah mereka masing-masing,” imbuhnya.
Lebih lanjut bapak dua orang anak ini mengatakan bahwa hasil dari pembahasaan perencanaan agenda kerja Pepadi tersebut nantinya akan disampaikan ke dinas terkait agar segera ditindaklanjuti.
“Kami berharap Pepadi yang sebelumnya sempat vakum, kini dibawah pimpinan pak Wiryono bisa kembali aktif dan bisa dikenal luas masyarakat Kota Pasuruan. Karena Pepadi ini sudah diakui secara nasional,” pungkasnya. (***).


















