Pasuruan, Kabarpas.com – Kelompok tani di Dusun Brintik Selatan, Desa Penataan, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, akhirnya berhasil melaksanakan panen padi. Keberhasilan tersebut berkat dukungan Lembaga Amil Zakat Nasional Lembaga Manajemen Infaq (Laznas LMI) yang menggelar program tani nusantara.
Kelompok Tani Ratu Gabah Dusun Brintik Kidul sebelumnya mengalami gagal panen dua kali. Kegagalan tersebut dikarenakan minimnya modal dan sistem teknis pertanian.
Dengan adanya program yang digagas Laznas LMI, belasan petani akhirnya bisa menikmati hasil panen dari total lahan seluas 2,7 hektar.
Dukungan yang diberikan bukan hanya modal, tapi juga diberikan bibit, pupuk, dan pendampingan langsung. Baik proses panen dan pasca panen, ditangani langsung oleh Laznas LMI.
“Kami sangat bersyukur mendapatkan bantuan. Tidak hanya modal, tapi juga pendampingan dan jaminan pembelian panen,” ungkap Hasyim, Ketua Kelompok Tani Ratu Gabah Dusun Brintik Kidul.
Menurut keterangan Suwandi, Manajer Pendayagunaan Laznas LMI Jatim, program tani nusantara tersebut tujuannya sama dengan program pemerintah yaknj menjaga ketahanan pangan.
Selain dukungan finansial, Laznas LMI juga memberi edukasi spiritual seperti pembagian zakat yang disalurkan saat panen.
“Para petani nantinya tidak hanya meningkatkan ekonomi saja, tapi juga spiritualnya,” tutur Suwandi.
Pihaknya juga menambahkan, bahwa pilihan tempat program tani berdasarkan hasil survey potensi yang dimiliki kelompok tani setempat.
“Padi yang dihasilkan di desa ini termasuk kualitas terbaik,” imbuhnya. (Jun/Diz)

















