Pasuruan, Kabarpas.com – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad menyebut bahwa jumlah warga Kabupaten Pasuruan yang terpapar Covid-19 mengalami penurunan yang cukup signifikan bila dibandingkan dengan sepekan terakhir.
“Hari ini total ada 68 orang yang terinfeksi Virus Corona. Jumlah ini menurun drastis bila dibanding dengan data 3 minggu terakhir yang mencapai 100 orang lebih per harinya,” katanya kepada Kabarpas.com. Senin (26/7/2021).
Dijelaskan, dari 68 orang yang terpapar terdiri dari 15 warga Kecamatan Bangil, 4warga Beji, 10 warga Gempol, 1 warga Gondangwetan, 1 warga Grati, 1 warga Kejayan, 1 warga Kraton, 1 warga Lekok, 1 warga Nguling, 6 warga Pandaan, 6 warga Prigen, 1 warga Purwodadi, 6 warga Purwosari, 1 warga Rejoso, 2 warga Rembang, 10 warga Sukorejo dan 1 warga Winongan.
“Dari kesemua orang yang terpapar hari ini, ada 10 orang yang terpapar tanpa gejala dan gejala ringan dan saat ini menjalani isolasi mandiri,” tambahnya.
Selanjutnya sebanyak 16 orang terpapar dengan gejala sedang hingga berat, sehingga saat ini dirawat di RSUD Bangil. Ada pula 21 orang yang saat ini mendapatkan perawatan di RS Prima Husada Sukorejo. Sedangkan sisanya adalah pasien yang kini dirawat di RS swasta di Malang, Sidoarjo, Surabaya, Probolinggo, dan Mojokerto. “Kita doakan untuk yang saat ini tengah dirawat di RS, semoga segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT,” imbuhnya.
Menurut Syaifudin, menurunnya jumlah warga yang terpapar hingga separuh dari jumlah terpapar dalam tiga minggu terakhir, sangat disyukurinya. Meski begitu, ia tetap menghimbau warga agar betul-betul mengurangi mobilitas yang tidak penting, selalu memakai masker dan menjaga kesehatan dengan sebaik-baiknya.
“Sesuai petunjuk Bupati Irsyad Yusuf, mari kita kurangi mobilitas kita yang tidak penting. Tetap di rumah, jaga kesehatan dan selalu ingat Tuhan,” himbaunya.
Dengan adanya tambahan 68 orang positif, maka hingga hari ini, jumlah warga Kabupaten Pasuruan yang telah terinfeksi Virus Corona sebanyak 6653 orang. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari kasus Covid-19 pertama muncul di bulan maret tahun 2020 lalu.
Dari 6653 orang yang terpapar, terdiri dari 827orang merupakan warga Bangil, 585 warga Beji, 843 warga Kecamatan Gempol, 251 warga Gondangwetan, 370 warga Grati, 138 warga Kejayan, 255 warga Kraton, 113 warga Lekok, 49 warga Lumbang, 174 warga Nguling, 761 warga Pandaan, 65 warga Pasrepan, 132 warga Pohjentrek, 337 warga Prigen, 159 warga Purwodadi, 373 warga Purwosari, 29 warga Puspo, 276 warga Rejoso, 183 warga Rembang, 399 warga Sukorejo, 34 warga Tosari, 69 warga Tutur, 125 warga Winongan, dan 104 warga Wonorejo. (ajo/gus).

















