Pasuruan, Kabarpas.com – Aksi sosial kembali digelar oleh Alumni SMPN 1 Pasuruan angkatan 87 atau yang dikenal dengan Sobatku 87. Jika sebelumnya mereka menggelar bakti sosial (Baksos) membantu para warga yang tengah menjalani isolasi mandiri (Isoman). Kali ini bertepatan dengan Agustusan, mereka menggelar acara donor plasma konvalesen bertajuk “Pasuruan Peduli Bangsa”.
Acara yang berlangsung di Taman Ria Suropati, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan mendapat animo cukup tinggi dari masyarakat. Itu dibuktikan banyaknya masyarakat yang datang ke lokasi acara guna mengikuti acara ini.
“Acara donor plasma konvalesen ini kami beri nama Dora Utami (Donor Darah untuk Atasi Pandemi,” ujar Irjen Pol. Teddy Minahasa Putra, selaku penanggung jawab penuh acara ini kepada Kabarpas.com.
Dijelaskan, dalam acara ini pihaknya mengundang sejumlah relawan dan komunitas yang ada di wilayah Kota dan Kabupaten Pasuruan. Acara donor darah ini didukung penuh komunitas Harley Davidson Club Indonesia (HDCI), kawan sekolah, komunitas bikers, relawan Semeru, dan masyarakat umum.
“Dalam acara ini juga dilakukan revitalisasi Satgas Covid di tubuh timnya. Selain itu juga dilakukan bakti sosial kepada pejuang, serta tali asih kepada guru-guru,” terang Teddy, yang juga merupakan alumni SMPN 1 Pasuruan angkatan 87.
Lebih lanjut ia mengatakan, acara donor plasma konvalesen yang diinisiasi oleh dirinya ini sebenarnya dibuka untuk umum. Namun, diprioritaskan bagi alumni SMPN 1 Pasuruan angkatan 87. Menurutnya, kegiatan donor plasma konvalesen dinilai sangat penting dilakukan untuk saat ini. Apalagi banyaknya pasien Covid-19 kritis yang kesulitan mencari plasma konvalesen yang cocok dengan dirinya.
“Ini merupakan bentuk kepedulian serta bakti sosial terhadap negara dan kemanusiaan dalam berpartisipasi menangani Covid-19,” terangnya.
Untuk sekadar diketahui, kegiatan donor darah yang dilaksanakan sejak pagi hingga siang hari ini diikuti oleh ratusan pendonor. Donor darah reguler didapatkan 137 kantong, sementara donor darah konvalesen didapatkan 20 kantong. (ajo/gus).

















