Pasuruan, kabarpas.com – Hari ini merupakan pertama kali para siswa SD di Kota Pasuruan mengikuti Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT). Mereka pun harus mengikuti kegiatan PTMT ini dengan mematuhi protokol kesehatan (Prokes). Rabu, (1/9/2021).
Seperti halnya di SDN Gentong, berdasarkan pantauan Kabarpas.com di sekolah ini, seluruh siswa yang masuk menggunakan masker dan duduk dengan bangku-bangku sendiri. Kondisi ini tentu berbeda dengan suasana pembelajaran normal pada saat sebelum pandemi melanda.
Kepala SDN Gentong, Dra. Endang Ganefa Listyowati, M.M,Pd mengaku senang, anak didiknya bisa masuk sekolah kembali meskipun masih belum sepenuhnya.
“Saya berharap semoga dengan adanya pembelajaran tatap muka ini, sekolah bisa maksimal membentuk karakter anak-anak didik menjadi generasi yang berakhluqul karimah,” katanya kepada wartawan Kabarpas.com.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan, Mualif Arif mengatakan, untuk PTMT dalam seminggu ini masih menggunakan sistem 30 persen siswa dan masuk 2 kali dalam seminggu.
“Untuk masa uji coba ini 1 minggu sampai 2 minggu, kita gunakan 30 persen siswa . Dan nanti kita evaluasi jika bagus bisa 50 persen,” pungkasnya. (emn/tin).

















