Pasuruan, Kabarpas.com – Ada yang berbeda aktivitas warga di Desa Pacarkeling, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Terlihat beberapa pemuda setempat memanfaatkan masa pandemi ini dengan aktifitas ber-budidaya ikan lele. Dan tidak tanggung tanggung, ternyata kolam yang dimiliki selain cukup proporsional juga dibangun dengan mandiri.
Menurut Edi Suntoro, salah satu warga setempat. Ia mengaku pada tahun 2021 ini menerima dukungan bantuan dari PT Amerta Indah Otsuka.
“Alhamdulillah di saat sekarang ini ada perusahaan yang masih berniat peduli dengan masyarakat sekitar,” ujar pria yang juga aktif dalam kegiatan lingkungan tersebut.
Sejak tahun 2020, beberapa pemuda dan warga Desa Pacarkeling memang terlibat dalam agenda-agenda yang disponsori oleh perusahaan ini, di antaranya adalah pelatihan budidaya ikan lele. Dan semenjak itu, secara bertahap muncul kolam-kolam lele baik bantuan dari perusahaan maupun juga inisiatif dari sejumlah warga sekitar untuk ikut mencoba peruntungan di dalam budai daya ikan lele.
Salah satu contohnya adalah Edi, dirinya telah mempunyai lebih dari 5 kolam lele, dan sudah mulai menikmati hasil panennya. Walaupun menurutnya keuntungan masih belum didapatkan seutuhnya untuk mengembalikan modal, namun dirinya merasa senang bisa ikut dalam pelatihan yang diadakan dengan mandiri ini.
Kini dirinya mencoba ingin memberikan contoh bagi warga, khususnya pemuda di sekitar bahwa kerja keras dengan kegiatan yang positif, tentu akan mendapatkan hasil yang bermanfaat, tidak hanya bagi dirinya namun juga bagi sekitar.
Sementara Putri selaku Head og GA Legal PT Amerta Indah Otsuka mengatakan bahwa perusahaannya telah menjalankan beberapa agenda sejak 2020, salah satunya mencoba menginisaisi pelatihan budidaya lele yang bertujuan untuk menarik semangat dan antusias warga.
Menurutnya, di masa pandemi saat ini memang sulit berkegiatan yang serba dibatasi, dan pekerjaan tentu menjadi sulit, hal inilah yang disasar oleh perusahaan tempatnya bekerja itu agar ada harapan di masyarakat, untuk inisiatif mencoba budidaya lele ini sebagai usaha alternatif di kala pandemi.
“Sampai awal tahun ini sudah ada 3 kelompok yang terdaftar dalam SK Desa sebagai binaan, lalu tahun ini akan didaftarkan kelompok lain yang dimotori oleh pak Yusuf selaku Pemuda Dusun Sromo Timur. Dan ada lagi tambahan kelompok baru yang sangat luar biasa semangatnya yaitu pak Edi ini,, sejak awal beliau mendukung program ini dan mulai mencoba coba sendiri, Alhamdulillah malah sekarang sudah punya 5 kolam lele,” ujar Putri Cahyarina kepada Kabarpas.com.
Untuk sekadar diketahui, perusahaan yang memproduksi minuman Pocari Sweat ini, sejak 2020 tidak hanya memberikan pelatihan budidaya lele, namun juga memberikan bantuan kepada beberapa kelompok berupa kolam lele, bibit serta operasional sehingga memudahkan para kelompok untuk memulai awal ber-budidaya ikan lele. (***).

















