Pasuruan, Kabarpas.com – Pabrik Keboncandi (AQUA Keboncandi) bersama Yayasan Sosial Investment Indonesia melakukan riset mendalam mengenai pengembangan sektor ekonomi masyarakat di tiga desa yaitu Desa Keboncandi, Mendalan dan Tenggilis. Upaya pengembangan sektor ekonomi tersebut tertuang dalam program Local Economic Development (LED), program tersebut diharapkan dapat menumbuhkembangkan usaha produktif di tiga desa sekitar perusahaan.
Tahun 2020 Desa Mendalan dipilih menjadi sentra kegiatan perikanan budidaya yang dikelola menggunakan sistem bioflok, untuk tahun 2021 dilakukan pengembangan kelompok di Desa Tenggilis dan Desa Keboncandi, dalam kegiatan ini dilakukan penebaran 3.500 benih ikan lele di kolam perikanan Karang Taruna Desa Tenggilis & Mendalan serta 900 benih ikan Gabus di Desa Keboncandi yang dintegrasikan dengan pertanian model aquaponik.
Musmin Nuryandi selaku Ketua Tim LED menyampaikan komitmennya untuk pengembangan bisnis budidaya perikanan.
“Program perikanan merupakan program kerjasama antara AQUA Keboncandi dan Karang Taruna sebagai penerima manfaat, diharapkan dapat menumbuh kembangkan bisnis masyarakat. Saat ini telah dipersiapkan sarana perikanan di Desa Tenggilis dan Desa Keboncandi dimana keseluruhan kolam dalam program perikanan ini berjumlah 28 unit. Dan total ada 8 kelompok usaha perikanan,” ujarnya.
Kepala Pabrik AQUA Keboncandi, M.Fahroni mengatakan, kegiatan ini adalah perwujudan komitmen berkelanjutan dari AQUA Keboncandi sebagai salah satu bentuk tanggungjawab terhadap pembangunan daerah utamanya wilayah terdekat perusahaan dan Kabupaten Pasuruan umumnya.
“AQUA menerapkan model pendekatan CSR dengan pelibatan aktif multi stakeholder yaitu pemerintah, perusahaan, NGO dan masyarakat untuk mencapai tujuan bersama yaitu membangun masyarakat untuk menuju kemandirian dan kesejahteraan,” kata Fahroni kepada Kabarpas.com.
Di sisi lain, Akhmad Makrus selaku Kepala Desa Keboncandi dalam sambutannya menuturkan, kegiatan perikanan ini sejalan dengan amanah Bupati dan Polres Pasuruan yang diharapkan menjadi percontohan model bisnis di tengah mewabahnya virus Covid-19”. Sedangkan Akhmad Nur Kepala Desa Tengilisrejo dalam kesempatan yang sama mengucapkan terima kasih kepada AQUA Keboncandi dan semua pihak yang telah bersinergi dan mempercayakan Desa sekitar pabrik sebagai sektor pengembangan perikanan budidaya. (ida/yon).

















