Pasuruan, Kabarpas.com – Jelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H atau yang akan diperingati pada 19 Oktober 2021 mendatang. Perajin gerabah jenis cobek di Pasuruan mulai banjir pesanan. Bahkan, saat ini dalam sehari mereka harus memproduksi puluhan cobek yang telah dipesan oleh pelanggan setianya.
Sofah, (52), salah satu perajin cobek asal Randusari, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Saat ini ia disibukkan dengan banyaknya pesanan pernik-pernik gerabah jenis cobek ini.
“Karena saking banyaknya yang pesan. Jadi terkadang kewalahan, karena saya memproduksi sendirian,” ujar Sofah kepada Kabarpas.com, saat ditemui di rumahnya. Jumat (8/10/2021).
Untuk pesanan menurut Sofah hanya lokalan Kota dan Kabupaten Pasuruan saja. Ia mengaku menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, ia bisa memproduksi 50 sampai 75 cobek per hari.
Gerabah jenis cobek ini masih diminati oleh para pembeli, dan adapun motif cobek maulid adalah banyak corak batiknya dan bibir cobek biasanya ada ukiran-ukiran lain dengan cobek sambal atau lalapan motifnya biasa.
“Untuk cobek maulid ini biasanya dibuat pernak-pernik dihiasi buah buahan yang nantinya akan dibagikan saat peringatan maulid nabi,” ucapnya.
Saat ditanya mengenai harga cobek produksinya, Sofah mengatakan bahwa untuk harga eceran cobek dijual Rp 2000 perbijinya. “Kalau untuk pemborong biasanya saya jual dengan harga Rp 1700 per bijinya,” imbuhnya.
Di sisi lain, di tengah kecanggihan peralatan elektronik tak membuat Sofah perajin gerabah jenis cobek sebagai usahanya yang turun temurun tetap bertahan sampai saat ini. Meski sekarang di Kota Pasuruan sulit dijumpai perajin cobek ini. (emn/ida).

















