Pasuruan, Kabarpas.com – Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) pada Kegiatan Gowes Santri di Pondok Pesantren Bayt Al-Hikmah Kota Pasuruan, mengajak para santri untuk berprestasi. Minggu, (24/10/2021).
“Santri mari kita berprestasi, para santri mari kita cintai bangsa ini, mari kita cintai ulama, mari kita tersambung dan terhubung terus dengan para guru dan ulama kita, “ ujar Gus Ipul.
Tidak hanya itu, Gus Ipul juga mengajak para santri untuk terus berinovasi dan ikut berkontribusi dalam membangun peradapan dunia.
“Ayo santri terus belajar, santri berinovasi, santri berakhlak dan santri turut serta berkontribusi dalam membangun peradaban dunia,” terangnya.
Dalam kesempatan ini, Gus Ipul juga menyampaikan bahwa pada hari ini Kota Pasuruan menjadi daerah kasus aktif Covid-19 terendah di Jawa Timur.
“Kita pernah jadi level 3, turun level 2, sekarang alhamdulillah sudah turun level 1, zonanya zona kuning, mudah-mudahan turun menjadi zona hijau,” imbuhnya.
Bagi Gus Ipul, ini semua merupakan kerja keras dan usaha bersama, karena tanpa dukungan para ulama sulit untuk mengajak masyarakat berpartisipasi. Lantas Gus Ipul memberikan contoh hasil dari dukungan para ulama terkait vaksinasi, dimana vaksinasi Kota Pasuruan hampir mencapai 90% dan 60 % lebih untuk lansia .
“Ini suatu hal yang kita syukuri, maturnuwun dan mudah-mudahan ini kita pelihara bersama dan kehidupan ekonomi kita bangkit dan juga bertahap kehidupan sehari-hari kita normal,” kata Gus Ipul
Kegiatan Gowes Santri ini merupakan rangkaian Hari Santri Nasional (HSN) 2021. Gowes santri ini diikuti oleh Wakil Wali Kota Pasuruan, jajaran Forkopimda, pengurus PCNU dan para santri.
Para peserta Gowes Santri ini diberangkatkan langsung oleh pengurus PBNU KH Idris Hamid dengan start dan finish Ponpes Bayt Al Hikmah. Ratusan peserta gowes ini menempuh jarak kurang lebih 10 km.
Sementara Ketua PCNU Kota Pasuruan, KH Nailurrochman (Gus Amak) menyampaikan, melalui Gowes Santri ini pihaknya mengajak semua elemen masyarakat untuk berolahraga bersama guna meningkatkan imun di tengah pandemi korona.
“Kita mengajak semua elemen olahraga bersama dan tujuannya ngalap barokah para ulama dengan kegiatan hari santri. Di negeri ini ada tanduran para ulama. Mereka yang sudah menanam sejak dulu. Sekarang kita yang memetik dan menikmati,” terangnya. (ida/fir).

















