Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 22 Nov 2021

Wali Kota Probolinggo: Masyarakat Diharapkan Jadi Pelopor Capaian Vaksin


Wali Kota Probolinggo: Masyarakat Diharapkan Jadi Pelopor Capaian Vaksin Perbesar

Probolinggo, kabarpas.com – Harapan tercapainya target vaksinasi pada lansia disampaikan oleh Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin pada agenda audiensi bersama di pendopo kantor Kecamatan Kanigaran.

Wali Kota  Probolinggo, Habib Hadi menyadari bahwa sebagian besar lansia di Kota Probolinggo masih takut dan enggan untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19.

 “Banyak para lansia ini yang takut divaksin karena beredarnya hoak isu-isu yang berkembang di masyarakatm Hal tersebut diperkuat dengan data rendahnya angka partisipasi vaksinasi Covid-19 pada kelompok warga lansia di Kota Probolinggo,” ujar Habib Hadi. Senin, (22/11/2021) 

Untuk itu, Wali Kota Habib Hadi mengajak kepada 50 peserta warga yang hadir untuk menjadi pelopor suksesnya vaksinasi pada lansia.

“Maka itu kita ,undang, kita edukasi, mudah-mudahan njenengan jadi pelopor di masing-masing kelurahan, di masing-masing lingkungannya, menjadi pelopor dan mengedukasi warganya supaya tidak ragu dan takut untuk divaksin,” tambahnya.

Selain itu, untuk meminimalisir ledakan kasus penularan Covid 19 di masa liburan natal dan tahun baru, wali kota mengimbau warga Kota Probolinggo untuk tidak pergi berlibur.

“Imbauan sekaligus senyampang kita bertemu, liburan akhir tahun ini jangan ada yang keluar kota, tunda dulu,” tuturnya.

Sementara itu, salah seorang peserta dari Kebonsari Wetan, Nasir (72) dalam sesi dialog membenarkan apa yang disampaikan oleh Wali Kota. Menurutnya sosial media banyak memberikan informasi yang keliru tentang manfaat vaksin Covid-19.

“Apa yang disampaikan tadi memang betul, lebih santer yang ada di WA (Whatsapp) pak, berita-berita yang menyebabkan orang jadi takut, ya digambarkan ada foto orang kena vaksin lalu geblak (jatuh pingsan),” ujar Nasir.

Dampak audensi ini, lanjut Nasir masyarakat menjadi paham manfaat vaksin.

“Saya menjadi paham manfaat vaksin, vaksin aman dan barusan saya divaksin ternyata tidak sakit. Vaksin tidak seperti yang dipesan WA dan Medsos lainya,” pungkasnya. (pj/ida).

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tembakau Paiton VO Probolinggo Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

19 September 2026 - 22:55

Penilik Sukapura-INOVASI Gelar Workshop Pengembangan Literasi bagi Guru PAUD

18 September 2026 - 11:40

Diperta Kabupaten Probolinggo Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4

15 September 2026 - 10:39

KREASI Kalbar Kunjungi SDN Sukapura 3, Pelajari Praktik Pembelajaran Kelas Rangkap

13 September 2026 - 23:13

Modul Kepemimpinan Disiapkan untuk Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

12 September 2026 - 14:50

Tiga Emas Disapu Bersih, FAJI Probolinggo Kuasai Slalom Kejurprov 2026

5 September 2026 - 17:01

Trending di Kabar Probolinggo