Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 27 Des 2021

Irjen Kemenkumham Beri Predikat WBK ke Lapas Kelas IIB Pasuruan


Irjen Kemenkumham Beri Predikat WBK ke Lapas Kelas IIB Pasuruan Perbesar

Pasuruan, kabarpas.com – Lapas Kelas IIB Pasuruan berhasil mendapatkan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) tahun 2021 dari Kemenkumham dan Kemenpanrb. Itu setelah Inspektur Jendral (Irjen) Kemenkumham, Ir Razuli menyerahkan langsung plakat penghargaan WBK kepada Kalapas IIB Pasuruan, Yhoga Aditya Riswanto pada Senin (27/12/2021).

Dalam kunjungannya, Irjen Kemenkumham Ir Razuli hadir bersama Kepala Kanwil Pemasyarakatan Jatim, Kadiv Administrasi Kanwil Jatim, Kadiv Pelayanan Hukum Jatim, KA. Rudenim Surabaya, Kepala Rubasan Pemasyarakatan Pasuruan, serta Kepala Rutan Bangil.

Tim Inspektorat Kemenkumham meninjau aktivitas WBP Lapas Kelas IIB Pasuruan, mulai dari pembinaan pondok pesantren hingga ke Bimker pelatihan kerajinan sarung tenun buatan para narapidana.

Irjen Kemenkumhan, Razilu mengungkapkan jika Lapas Kelas IIB Pasuruan yang memang layak mendapatkan predikat WBK. Berdasarkan penilaian, secara administrasi sudah sangat transparan. Selain itu, inovasi program pembinaan para narapidana juga sangat inspirasi.

“Luar biasa sekali, kami mengusulkan 477 satuan kerja di Jatim termasuk lapas pasuruan ini dapat predikat WBK. Artinya berdasarkan penilaian mereka memenuhi persyaratab untuk mengikuti penilaian dari Kemenkumham hingga tingkat Kemenpanrb, Ombudsman dan KPK, ” ungkapnya.

Razilu berharap pada masa mendatang, Lapas Kelas IIB Pasuruan bisa meningkatkan prestasi dengan meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Saya bilang ke mas Yhiga agar bisa menyematkan pin predikat WBBM untuk Lapas Kelas IIB Pasuruan pada tahun 2022,” imbuhnya.

Sementara itu, Kalapas IIB Pasuruan, Yhoga Aditya Riswanto mengungkapkan jika pihaknya punya dua program unggulan, yakni program pondok pesantren dan produksi kerajinan sarung.

“Di lapas pasuruan ini ada dua pembinaan, yakni pondok pesantren yanh bekerjasama dengan Ponpes Awwarul Mustofa di Kabupaten Pasuruan. Selain itu, kami juga bekerjasama dengan konveksi yang ternama yakni sarung Behaestek.
Berjalan hampir lima tahun, biasanya Behaestek kalau mengirim bahan sarung ke kami sampai 2 kontaineran, ” ungkapnya.

Yhoga juga bersyukur atas predikat WBP yang diraihnya dan berkomitmen akan meningkatkan pelayanan Lapas Kelas IIB Pasuruan.

“Alhamdulillah pada tahun 2021 ini lapas pasuruan mendapat predikat wbk dari KemenpanRB, ” pungkasnya. (emn/ida).

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Wujudkan Lansia SMART, Bunda Ani Adi Wibowo Tinjau ‘Selantang’ di Bugul Lor

12 Mei 2026 - 19:20

Mas Adi Resmi Lantik Lucky Danardono Jadi Sekda Kota Pasuruan

12 Mei 2026 - 09:13

Wali Kota Pasuruan Pastikan Pembangunan JLU Berlanjut, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kawasan Industri

8 Mei 2026 - 05:28

TP PKK Kota Pasuruan Dukung Penguatan UMKM Kuliner lewat Program Mitra Usaha Mi Burung Dara

7 Mei 2026 - 22:14

Kisah Legenda Persekabpas Khasan Sholeh, Kini Sukses Jadi Juragan Ternak

6 Mei 2026 - 13:01

Gebyar Kreativitas Anak PAUD di Pasuruan Meriah, Bunda Ani Tekankan 7 Kebiasaan Anak Hebat

3 Mei 2026 - 08:37

Trending di Berita Pasuruan