Pasuruan, Kabarpas.com – Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kota Pasuruan dan Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) Gusdurian Pasuruan mengelar Launcing buku ‘Gus Dur Kematianmu. Matinya Lakum Dinukum Di Negeri Ini’ yang ditulis oleh Haidar Hafeez dan Shohibul Hujjah. Acara ini digear di Café Bintang Sembilan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.
Haidar Hafeez berharap Buku Gus Dur Kematianmu. Matinya Lakum Dinukum Di Negeri Ini bisa menjadi kado special dari kita untuk Gus Dur yang haulnya di peringati pada Kamis (30/12/2021).
“Saya belajar dari Gus Dur tetawailah diri sendiri karena kalau menertawakan diri sendiri itu lebih bagus dari pada membenci diri sendiri,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama ketua LTNNU Kota Pasuruan sekaligus juga penulis buku, Shohibul Hujjah mengatakan, launcing buku ini di gelar untuk memperingati haulnya KH Abdurahman Wahid atau Gus dur ke 12.
Menurutnya, LTN harus berterima kasih kepada Gus Dur karena baru dibentuk pada masa awal kepemimpinan Gus Dur menjadi Ketua Umum PBNU.
“Menurut saya berdirinya LTN merupakan bagian dari salah satu Karomah Gus Dur dimana pada massa itu Gus Dur sudah memiliki pemikiran yang luas bahwa media memiliki peran penting untuk menyuarakan syiar NU Ke publik. Sekaligus bisa menjadi lembaga yang turut fokus dalam menerbitkan buku-buku islami dan biografi tokoh-tokoh NU,” terangnya.
Dalam kegiatan launcing buku Gus Dur Kematianmu. Matinya Lakum Dinukum Di Negeri Ini LTNNU Kota Pasuruan juga mengajak LTNNU Kabupaten Pasuruan. Acara ini juga diisi dengan pembacaan tahlil untuk Gus Dur hingga bagi-bagi buku gratis karya LTNNU Kota Pasuruan. (dit/ida).

















